Kepala Bappisus Minta agar Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi

  • 06 Mei 2026 14:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto meminta masyarakat, tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal sepele
  • Kepala Bappisus, Aris Marsudiyanto menekankan, para elit bangsa untuk menjaga kekompakan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, meminta seluruh masyarakat tidak mudah terprovokasi. Terlebih hal ini ditekankan Aris, kepada para elit bangsa, untuk dapat menjaga kekompakan di tengah masyarakat.

Hal itu diungkapkannya, usai mengikuti pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026. Dalam pertemuan itu ia mengatakan, Kepala Negara membahas sejumlah program prioritas pemerintah, dalam membangun bangsa Indonesia.

"Jangan direcok-recoki dengan hal-hal yang remeh temeh yang sepele ya. Marilah kita sama-sama, kompak lah apalagi elitnya ya," kata Aris kepada wartawan, dikutip, Rabu, 6 Mei 2026.

Sehingga menurutnya, upaya pemerintah dalam mempertahankan kondisi positif ekonomi Indonesia, masyarakat ditekankannya untuk menjaga kekompakan. Terlebih lagi ketahanan ekonomi Indonesia yang harus dipertahankan ini dijelaskan Aris, di tengah ketegangan global saat ini.

"Alhamdulillah, semuanya ekonomi dalam keadaan baik ya. Bangsa kita sedang sibuk membangun dengan situasi perang dunia saat ini," ujarnya.

Dalam konteks ini dijelaskan Aris, program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo, menunjukan dampak positif terhadap perekonomian bangsa. Bahkan merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi akibat program prioritas, mencapai 5,61 persen.

"Sampai dengan saat ini juga sudah di-announce ya oleh Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi kita year-on-year 5,61%. Ya artinya, seluruh program Bapak Presiden, sampai dengan saat ini berjalan dengan baik dan lancar," imbuh Aris.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....