Kemenekraf Asah 20 Jenama Lokal, Rebut Pasar Internasional
- 05 Mei 2026 15:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 20 jenama kriya terpilih ikut Bootcamp ASIK Batch 3 yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif.
- Peserta dari berbagai daerah menjalani pelatihan intensif (4–8 Mei 2026) setelah lolos kurasi ketat.
RRI.CO.ID, Tangerang Selatan - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyelenggarakan boothcamp Akselerasi Ekspor Ekonomi Kreatif (ASIK) Kriya Batch 3. Program ini diikuti 20 jenama terpilih dari seluruh Indonesia.
ASIK Kriya menjadi jembatan bagi pegiat kriya untuk berkembang dan memiliki daya saing di tingkat global. "Kami melihat potensi besar dari para peserta Batch 3 untuk menjadi representasi kriya Indonesia di pasar global," ujar Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekraf, Yuke Sri Rahayu, Senin, 4 Mei 2026.
Peserta nantinya bakal mendapatkan pelatihan intensif mulai 4-8 Mei 2026 di Tangerang Selatan. Mereka berasal dari berbagai wilayah, dari Jakarta hingga Lombok Barat dan Binjai.
Seluruhnya telah melalui kurasi ketat para praktisi. Aspek yang dipertimbangkan berupa kualitas, inovasi, orisinalitas desain, serta potensi yang memiliki daya tarik bagi pembeli mancanegara.
"Melalui ASIK Kriya, diharapkan pelaku usaha tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produk. Tetapi juga menciptakan dampak yang lebih luas, termasuk peningkatan pendapatan, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan ekosistem ekraf,” lanjut Yuke.
Setelah bootcamp, peserta akan mendapatkan tambahan pelatihan intensif dan pengembangan kolaborasi produk. Hal ini guna bersiap mengikuti berbagai pameran strategis di dalam maupun luar negeri.
ASIK Kriya merupakan komitmen berkelanjutan Kementerian Ekraf setelah berhasil dengan 2 batch sebelumnya, diikuti 40 jenama. ASIK Kriya dirancang menjadi ekosistem pengembangan, mencakup penguatan identitas, pengembangan produk, hingga pendampingan menuju pasar ekspor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....