'Hadiah May Day', Presiden Prabowo Teken Perpres Perlindungan Awak Kapal dan Nelayan
- 01 Mei 2026 17:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo teken Perpres ratifikasi Konvensi ILO 188 untuk lindungi kesejahteraan awak kapal perikanan Indonesia.
- Pemerintah targetkan pembangunan ribuan Kampung Nelayan Merah Putih guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir nasional.
- Presiden siapkan pabrik es dan bantuan kapal untuk mendukung produktivitas serta kehidupan nelayan Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 tentang ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan awak kapal perikanan di Indonesia.
Presiden menyampaikan kebijakan tersebut sebagai hadiah bagi pekerja dan nelayan nasional pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Pernyataan itu disampaikan Presiden saat berpidato di kawasan Monas, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026.
“Saya baru saja tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 tentang ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188. Untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi awak kapal perikanan,” ujar Presiden.
Selain itu, Presiden juga mengumumkan pemerintah akan meresmikan 1.386 kampung nelayan pada tahun ini. Program tersebut disebut menjadi langkah besar pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Presiden menegaskan pembangunan kampung nelayan akan terus dilanjutkan secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah menargetkan pembangunan tambahan 1.500 kampung nelayan setiap tahun.
“Tahun depan kita akan buka 1.500 kampung nelayan, tahun depannya lagi 1.500. Semuanya nanti kurang lebih ada 6 juta nelayan yang akan kita perbaiki hidupnya,” kata Presiden.
Menurut Presiden, program tersebut diproyeksikan memberi dampak langsung terhadap lebih dari 20 juta masyarakat Indonesia. Pemerintah ingin memastikan kehidupan keluarga nelayan menjadi lebih layak dan sejahtera.
Presiden menjelaskan berbagai fasilitas penunjang akan dibangun untuk mendukung aktivitas para nelayan di daerah pesisir. Pemerintah juga akan menyediakan pabrik es serta bantuan kapal bagi masyarakat nelayan.
“Selama ini mereka melaut tanpa es, kita bikin pabrik es di kampung nelayan. Kita juga akan bantu kapal-kapal untuk mereka,” ucap Presiden.
Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan membangun Kampung Nelayan Merah Putih di 1.369 lokasi. Jika diestimasi secara produksi, maka bisa berkontribusi kurang lebih terhadap suplai penyediaan protein ikan sebanyak 2,8 juta ton.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....