Simbol Perjuangan Buruh, Presiden Prabowo akan Resmikan Museum Marsinah

  • 01 Mei 2026 11:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan meresmikan Museum Marsinah sebagai simbol perjuangan buruh Indonesia
  • Presiden mengatakan pembangunan museum tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap tokoh buruh Marsinah yang telah diangkat sebagai pahlawan nasional.
  • Presiden menegaskan akan berkunjung langsung ke Desa Glundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan museum tersebut dalam waktu dekat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan meresmikan Museum Marsinah sebagai simbol perjuangan buruh Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidatonya pada puncak peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2026.

Presiden mengatakan pembangunan museum tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap tokoh buruh Marsinah yang telah diangkat sebagai pahlawan nasional. Presiden menegaskan akan berkunjung langsung ke Desa Glundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan museum tersebut dalam waktu dekat.

“Saudara-saudara, kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional. Bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Glundo, Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah,” ujar Presiden.

Presiden menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia, khususnya kelompok pekerja. Presiden menyatakan pemerintah tidak akan ragu dalam mengambil kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil.

“Saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang dalam kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Terutama mereka yang hidupnya masih sulit, itu adalah tugas saya dan pemerintah yang saya pimpin,” ucap Presiden.

Menurut Presiden, berbagai kebijakan yang telah diambil pemerintah selama satu tahun terakhir menunjukkan keberpihakan kepada rakyat. Presiden menilai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan terhadap buruh di Indonesia.

Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga keberanian dalam membela kepentingan nasional. Presiden memastikan tidak akan gentar dalam menghadapi tantangan demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Ribuan buruh dari berbagai daerah telah memadati Monas sejak Junat, 1 Mei 2026 pagi, untuk menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional. Momentum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penegasan komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan buruh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....