Kemenperin Perkuat SDM Industri pada Momentum May Day 2026

  • 01 Mei 2026 15:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan fokus memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri.
  • Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan, pentingnya pembangunan SDM industri yang adaptif, produktif, dan berdaya saing tinggi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan fokus memperkuat kompetensi sumber daya manusia (SDM) industri. Ini sebagai fondasi utama dalam memperkuat sektor manufaktur nasional, terutama dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan, pentingnya pembangunan SDM industri yang adaptif, produktif, dan berdaya saing tinggi. Hal ini menurutnya, menjadi kunci dalam menjaga momentum pertumbuhan sektor manufaktur di tengah dinamika global.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen menghasilkan dan mengembangkan SDM industri yang kompeten untuk menopang kinerja industri pengolahan. Sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Industri manufaktur selama ini konsisten menjadi motor penggerak utama perekonomian nasional. Oleh karena itu, penguatan SDM industri harus terus kita akselerasi melalui pendidikan vokasi, pelatihan berbasis kebutuhan industri, serta penguasaan teknologi digital,” ujar Agus dalam keterangannya, Sabtu 1 Mei 2026.

Kemenperin melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) telah menjalankan berbagai program pendidikan vokasi, pelatihan, hingga penguatan kompetensi industri 4.0. Program pendidikan vokasi dilaksanakan di 11 politeknik, dua akademi komunitas, serta sembilan SMK di berbagai wilayah Indonesia.

Sepanjang 2025, unit pendidikan vokasi Kemenperin menghasilkan 5.472 lulusan yang kompetensinya sesuai kebutuhan industri manufaktur. Saat ini, pendaftaran Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) juga telah dibuka untuk menjaring SDM unggul secara berkelanjutan.

Di sisi pelatihan, BPSDMI menggelar program skilling, reskilling, dan upskilling melalui tujuh Balai Diklat Industri (BDI). Sepanjang 2025, sebanyak 1.362 peserta telah dilatih, disertifikasi, dan ditempatkan kerja.

Kemenperin juga mendukung Program Magang Nasional dengan memfasilitasi 3.969 calon tenaga kerja di berbagai perusahaan industri dan instansi. Sementara itu, program inkubator bisnis di BDI berhasil membina 37 tenant yang menyerap 212 tenaga kerja baru dengan total omzet mencapai Rp11,5 miliar.

Dorong Transformasi Digital Industri

Sejalan dengan implementasi Making Indonesia 4.0, BPSDMI melalui Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) menyelenggarakan pelatihan berbasis industri 4.0. Serta pendampingan transformasi digital bagi pelaku industri.

Dalam pengembangan karier tenaga kerja, BPSDMI juga bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk memfasilitasi sertifikasi kompetensi tenaga kerja industri. Kemenperin turut memperbarui Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) agar selaras dengan kebutuhan industri.

“Transformasi digital tidak hanya membutuhkan investasi teknologi, tetapi juga kesiapan SDM. Program reskilling dan upskilling menjadi prioritas agar tenaga kerja kita tetap relevan dan kompetitif,” ucap Agus.

Berdasarkan data terbaru, penyerapan tenaga kerja di sektor industri pengolahan nonmigas meningkat. Yakni, dari 15,49 juta orang pada 2015 menjadi 20,26 juta orang pada Agustus 2025, tertinggi selama periode pengamatan.

Capaian ini menegaskan peran strategis sektor industri sebagai penyedia lapangan kerja sekaligus penopang stabilitas ekonomi nasional.

Dalam peringatan May Day, Menperin menyampaikan apresiasi kepada para pekerja industri.

Ia menegaskan pekerja merupakan tulang punggung industri nasional dan diharapkan terus meningkatkan kompetensi. Serta beradaptasi dengan perubahan agar manufaktur Indonesia semakin kuat dan berdaya saing global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....