Kemkomdigi Terima Komitmen Kepatuhan PP Tunas dari Roblox
- 01 Mei 2026 06:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menerima komitmen kepatuhan PP Tunas dari Roblox
- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, Roblox telah melakukan pembatasan akses akun anak di bawah usia 16 tahun
- Platform Roblox akan mematikan fitur komunikasi (live chat) bagi pengguna di bawah usia 16 tahun
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), telah menerima komitmen kepatuhan dari Roblox, terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas). Hal itu disampaikan Menteri Komdigi (Menkomdigi) Meutya Hafid, dalam konferensi pers terkait Update Kepatuhan PP Tunas.
Komitmen Roblox ini, melengkapi delapan platform dengan risiko tinggi yang dijadikan Kemkomdigi sebagai prioritas kepatuhan PP Tunas. Ketujuh platform yang terlebih dahulu menyatakan komitmen kepatuhan yakni platform X, Bigolive, Meta (IG, Facebook, Thread), TikTok, dan YouTube.
"Delapan platform, termasuk Roblox, untuk melakukan kepatuhan. Kami sampaikan bahwa hari ini Roblox menyampaikan komitmen kepatuhan kepada Komdigi," kata Meutya dalam konferensi persnya di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
Menkomdigi menuturkan, dengan telah menyerahkan komitmen kepatuhan, maka Roblox diwajibkan membatasi akses akun anak di bawah usia 16 tahun. Namun dalam hal ini dijelaskannya, Roblox memiliki kekhususan tersendiri dari ketujuh platform lainnya, dalam implementasi PP Tunas.
"Sebetulnya sudah dalam pembicaraan yang bolak-balik, cukup panjang. Berhubung Roblox memang adalah games, jadi agak berbeda dengan teman-teman kelompok sosial media yang sebelumnya," ujar Menkomdigi.
Dari kekhususan implementasi PP Tunas ini, Menkomdigi menyatakan bahwa Roblox telah melakukan pembatasan akses terhadap para penggunanya. Dijelaskan Menkomdigi Meutya, pembatasan yang dilakukan Roblox, yang dengan melakukan verifikasi usai.
Dari hasil verifikasi usia pengguna tersebut, nantinya Roblox akan menerapkan pembatasan fitur komunikasi antar pengguna. Meutya mengatakan, untuk klasifikasi usia di bawah 16 tahun, Roblox akan menonaktifkan fitur komunikasi (live chat).
"Roblox sudah memulai untuk melakukan age verification atau verifikasi usia terhadap seluruh user-nya. Dari age verification itu, diwajibkan melakukan verifikasi usia, jika tidak maka chats atau fitur komunikasi langsung dimatikan," imbuh Menkomdigi Meutya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....