Maruarar Soroti Ekonomi Perumahan untuk Ciptakan Lapangan Kerja
- 30 Apr 2026 19:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Maruarar Sirait menilai sektor perumahan berpotensi besar menciptakan lapangan kerja
- PIKI didorong mencetak pengusaha baru melalui ekosistem perumahan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi berbasis perumahan. Ia menilai sektor ini mampu menciptakan lapangan kerja yang besar.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri Kongres VII Perhimpunan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Menurutnya PIKI harus mampu mencetak pengusaha baru melalui sektor perumahan nasional yang produktif.
Maruarar melihat potensi besar lahirnya wirausaha dari ekosistem perumahan jika dibina secara serius dan berkelanjutan. Ia mencontohkan kisah pengusaha Angga Budi Kusuma yang sukses dari nol melalui program perumahan subsidi sebagai bukti peluang tersebut.
“Dulu dia ini office boy, delapan tahun lalu gajinya Rp700.000. Tapi tahun lalu itu dia bangun kurang lebih 3000 rumah, untungnya minimal 60 miliar,” ujar Menteri Ara, Kamis, 30 April 2026.
Menurutnya, transformasi ekonomi dapat terjadi jika ada pembinaan yang tepat dan konsisten. Program tersebut, lanjutnya, juga membuka peluang lahirnya pengusaha baru di daerah.
Maruarar juga menawarkan pelatihan langsung bagi kader potensial yang direkomendasikan PIKI. Ia menyebut pelatihan ini berlangsung selama tiga hingga empat bulan dengan materi praktik langsung di lapangan.
“Ini membuka lapangan pekerjaan yang besar jumlahnya. Saya sangat yakin dari data yang saya punya, pertumbuhan ekonomi itu konstribusi terbesar salah satunya adalah dari perumahan,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi keluarga agar program perumahan berkelanjutan. Menurutnya dengan pendekatan ini dapat menggabungkan pembangunan fisik dan peningkatan pendapatan.
Untuk mendorong itu, Menteri Ara menunjukkan dukungan konkret terhadap organisasi tersebut melalui bantuan dana. Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen mendorong peran organisasi dalam mencetak pengusaha baru di berbagai daerah Indonesia.
“Saya bantu Rp1 miliar ya. Saya doakan kita semua kompak dan kongres ini bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PIKI Badikenita Br Sitepu menegaskan organisasi yang dipimpinnya memiliki peran strategis nasional. Ia menegaskan PIKI memiliki kedekatan dan sinergi dengan pemerintah melalui berbagai kerja sama.
“PIKI ini sudah kerjasama dengan Lemhanas. Setiap tahun, setiap angkatan punya jatah satu orang untuk ikut pendidikan reguler dan pendidikan PPSA dan PPRA,” ujar Badikenita.
Ia menekankan bahwa PIKI berorientasi pada pelayanan dan kontribusi bagi bangsa. Ketua Umum ini juga mengajak anggotanya menjaga soliditas organisasi.
Badikenita berharap PIKI semakin diakui secara institusional. Menurutnya, organisasi tersebut harus dilihat sebagai lembaga yang melayani, bukan berfokus pada individu atau kepentingan personal semata.
“Obsesi saya hanya PIKI ini diakui, dilihat sebagai organisasi, bukan person. Ini yang harus kita ingatkan, di PIKI ini kita melayani.” katanya. (Agnes Claudia Ohoira)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....