Penyerapan Anggaran BSPS Melebihi Target pada Mei 2026, Capai Rp204,4 Miliar
- 30 Apr 2026 20:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Realisasi penyerapan BSPS per awal Mei 2026 telah melampaui target yang ditetapkan, yakni Rp204,4 miliar dari target Rp198 miliar
- Dana yang terserap masih dalam tahap pencairan, dengan estimasi pembangunan rumah sekitar empat bulan
RRI.CO.ID, Jakarta — Kementerian PKP melaporkan penyerapan anggaran, salah satunya program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP, Fitrah Nur menyebut saat ini realisasi penyerapan telah melampaui target yang ditetapkan.
Ia mengatakan target penyerapan anggaran per 1 Mei 2026 ditetapkan sebesar Rp198 miliar. Namun, realisasi penyerapan saat ini telah mencapai Rp204,4 miliar dari total anggaran BSPS sebesar Rp8,57 triliun.
“Realisasi sekarang di Mei itu sudah Rp204,4 miliar. Mudah-mudahan kita akan lebih cepat dari proyeksi yang kita siapkan,” ujar Dirjen Fitrah usai rapat internal tentang penyerapan Anggaran Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), di Wisma Mandiri, Jakarta Pusat, Kamis, 30 April 2026.
Ia menjelaskan realisasi tersebut masih dalam tahap pencairan anggaran dan belum berupa rumah yang selesai dibangun. Menurutnya, proses pembangunan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat bulan sejak pencairan hingga rumah siap dihuni.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan pihaknya terus mendorong transparansi dalam pengelolaan anggaran dan penyerapan program. Ia menyebut informasi anggaran hingga progres penyerapan telah dibuka kepada publik.
“Kita berusaha menyampaikan secara transparan anggaran kita berapa, untuk apa, kemudian jadwal-jadwal dan target penyerapan setiap tanggal satu. Supaya transparansi itu benar-benar nyata, jadi rakyat tahu itu programnya apa, kapan, gimana, bagaimana,” ujar Menteri Ara.
Sebagai informasi, program BSPS menjadi alokasi anggaran terbesar di Kementerian PKP. Dari total Rp10,31 triliun pagu anggaran, sekitar Rp8,57 triliun dialokasikan untuk 400 ribu unit untuk program tersebut.
Pemerintah berharap percepatan penyerapan anggaran BSPS dapat mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Selain itu, program ini diharapkan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....