Menkes: Cek Kesehatan Gratis Setahun Sekali Bisa Cegah Stroke dan Jantung
- 30 Apr 2026 13:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya melakukan cek kesehatan gratis (CKG) minimal satu kali dalam setahun.
- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut program CKG sebagai langkah pencegahan penyakit kronis yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya melakukan cek kesehatan gratis (CKG) minimal satu kali dalam setahun. Hal tersebut sebagai langkah pencegahan penyakit kronis yang menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
Menurutnya, penyakit stroke, jantung, dan gagal ginjal masih menjadi penyebab utama kematian nasional yang dapat dicegah melalui deteksi dini. Pemeriksaan kesehatan berkala dinilai penting untuk mengurangi risiko penyakit kronis yang berkembang tanpa gejala awal jelas.
“Cek kesehatan gratis minimal setahun sekali itu semua orang harus lakukan. Kenapa?, karena kematian paling tinggi itu stroke, jantung, dan ginjal,” kata Menkes dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 30 April 2026.
Menkes menyampaikan, berdasarkan data pihaknya, stroke menjadi penyebab kematian tertinggi dengan sekitar 350 ribu kasus per tahun. Disusul penyakit jantung 250–300 ribu kasus, kemudian kanker dan penyakit ginjal sebagai penyebab kematian berikutnya.
“Stroke itu 300 ribu, jantung 250 ribu, kanker 234 ribu. Itu penyakit-penyakit kronis yang sebenarnya kita punya waktu 5 sampai 6 tahun sebelum kondisi menjadi fatal,” ucap Menkes Budi.
Budi menekankan pencegahan penyakit kronis cukup sederhana dengan rutin memantau tiga indikator utama kesehatan. Tekanan darah, gula darah, dan kolesterol menjadi parameter penting yang harus diperiksa secara berkala.
“Tekanan darah harus di bawah 120 per 80, gula darah tidak lebih dari 200. Kolesterol ideal di bawah 200, atau LDL sebaiknya di bawah 100,” ucap Menkes.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan hasil pemeriksaan meski merasa sehat. Menurutnya, banyak kasus penyakit berat terjadi karena pasien terlambat melakukan pengobatan.
“Jangan merasa masih sehat kalau tekanan darah sudah 170 tapi tidak diobati. Nanti bisa kena stroke atau jantung,” kata Budi menegaskan.
Selain pemeriksaan rutin, ia juga mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan olahraga teratur. Pemerintah, lanjut Budi, telah menyiapkan program CKG yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan sejak dini
“WHO bilang 30 menit sehari, lima hari seminggu sampai seumur hidup. Itu harus konsisten,” kata Menkes Budi menutup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....