Mensos Dorong Sekolah Rakyat Permanen di Kepri

  • 30 Apr 2026 00:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mensos Saifullah Yusuf dorong pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kepri
  • Sinergi dibahas bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad
  • Pembangunan di wilayah kepulauan hadapi tantangan biaya tinggi
  • Desain pembangunan disesuaikan agar tetap fungsional
  • Tiga Sekolah Rakyat rintisan sudah berjalan di Kepri

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kepulauan Riau. Langkah ini dibahas bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad di Kantor Kementerian Sosial, Rabu 29 April 2026.

Pertemuan tersebut membahas sinergi program kesejahteraan sosial dan pembangunan pendidikan bagi masyarakat prasejahtera. Turut hadir pejabat Kementerian Sosial dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Saya ingin Kepulauan Riau segera dibangun Sekolah Rakyat permanen, meski ada tantangan biaya yang cukup tinggi,” ucap Saifullah Yusuf.

Ia mengatakan pembangunan di wilayah kepulauan membutuhkan biaya lebih besar dibanding daerah lain. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas kementerian untuk memastikan program tetap berjalan.

Menurutnya, koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum diperlukan untuk menyesuaikan desain pembangunan. Pendekatan ini dilakukan agar tetap fungsional tanpa mengganggu target program.

“Salah satu solusinya desain disesuaikan, yang penting fungsional dulu,” katanya.

Saat ini, terdapat tiga Sekolah Rakyat rintisan di Kepulauan Riau. Lokasinya berada di Kabupaten Anambas, Kabupaten Natuna, dan Kota Tanjungpinang.

Pemerintah daerah juga telah menyiapkan lahan sekitar 10 hektare di Pulau Dompak, Tanjungpinang. Lahan tersebut dilengkapi dokumen pendukung termasuk analisis mengenai dampak lingkungan.

Mensos juga mengapresiasi layanan sosial yang telah dijalankan pemerintah daerah. Program tersebut meliputi rumah singgah, pemulangan jenazah, hingga dukungan layanan kesehatan.

“Belum semua daerah berpikir komprehensif seperti ini,” ucapnya.

Ia menegaskan Kementerian Sosial akan mengawal pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah tersebut. Termasuk mencari solusi untuk daerah kepulauan seperti Anambas dan Natuna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....