Apresiasi untuk Pahlawan Devisa, Fasilitas PMI Resmi Beroperasi di Soetta

  • 29 Apr 2026 22:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko resmi mengoperasikan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Lounge di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta
  • Fasilitas ini memberikan pelayanan tertib serta bermartabat saat mereka kembali ke Tanah Air

RRI.CO.ID, Tangerang - Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko resmi mengoperasikan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Lounge di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Tujuannya memfasilitas dan memberikan pelayanan tertib serta bermartabat saat mereka kembali ke Tanah Air.

Hendarsam mengatakan fasilitas ini dirancang sebagai bentuk apresiasi sekaligus wujud nyata kehadiran negara bagi para pahlawan devisa. Fasilitas ini juga merupakan perwujudan nyata dari semangat "Imigrasi untuk Rakyat" yang mengedepankan sisi kemanusiaan dalam setiap pelayanannya.

"PMI adalah pahlawan devisa yang telah berkontribusi besar bagi bangsa. Melalui PMI Lounge ini, negara hadir memberikan penghargaan, perlindungan serta pelayanan yang lebih layak, nyaman dan bermartabat," ujarnya, Rabu 29 April 2026.

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana menyatakan peluncuran PMI Lounge merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan publik dipintu gerbang utama Indonesia. "PMI adalah warga negara yang telah memberikan kontribusi besar bagi Indonesia, karena itu, layanan yang diberikan harus mencerminkan penghormatan, perlindungan dan kepedulian negara," ucap Galih.

Selain sebagai ruang tunggu, PMI Lounge berfungsi sebagai pusat interaksi, edukasi, dan komunikasi. Di tempat ini, PMI bisa mendapatkan akses informasi mengenai hak, kewajiban, serta prosedur keimigrasian secara lebih mudah.

Dalam kesempatan tersebut, Imigrasi Soekarno-Hatta juga menampilkan produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lapas Kelas IIA Tangerang dan LPKA Kelas II Jakarta. Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian agar produk warga binaan memiliki daya saing dan nilai ekonomi.

Peluncuran ini juga melibatkan sinergi lintas instansi, termasuk BP3MI Banten dan otoritas bandara. Tujuannya guna memastikan layanan yang lebih terintegrasi bagi pekerja migran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....