Menhaj dan Dubes Arab Saudi Tinjau Pelayanan Makkah Route di Bandara Soetta

  • 26 Apr 2026 07:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, meninjau layanan Makkah Route untuk jemaah calon haji Indonesia.

RRI.CO.ID, Tangerang – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, meninjau layanan Makkah Route di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pada kesempatan itu dia didampingi Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H Amodi.

Makkah Route adalah layanan imigrasi khusus oleh petugas Arab Saudi langsung di bandara embarkasi Indonesia. Kunjungan Menhaj dan Dubes Saudi itu bertepatan dengan kebarangkatan 389 jemaah calon haji Kelompok Terbang (Kloter) 5 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede.

Keduanya menyaksikan langsung proses keimigrasian untuk para jamaah calon haji melalui layanan fast track tersebut. Menhaj Irfan dan Dubes Faisal bahkan membagikan bunga mawar kepada masing-masing jemaah asal Jakarta Timur tersebut.

Dubes berharap layanan Makkah Route bisa membantu memangkas antrean panjang di bandara Arab Saudi. “Ini adalah tahun ketujuh berlakunya layanan tersebut dan dilaksanakan sangat lancar, cepat dan rapih,” Sabtu 25 April 2026.

Menurut dia, komitmen kedua negara untuk memperlancar pelaksanaan ibadah haji ini sesuai dengan visi dari Kerajaan Arab Saudi. Yaitu memberikan layanan terbaik bagi para tamu Allah yang hendak melaksanakan Rukun Islam Kelima itu.

“Ini betujuan untuk mempermudah prosedur perjalanan jemaah dari bandara negara asal hingga tiba di Tanah Suci,” ujarnya. Nanti sesampainya di Saudi, lanjut dia, jemaah calon haji tidak lagi direpotkan untuk pemeriksaan pemberkasan.

Faisal mengatakan untuk saat ini seluruh prosedur masuk ke Saudi telah diselesaikan di bandara keberangkatan. Sehingga, jemaah dapat langsung menuju tempat tinggal mereka melalui jalur khusus tanpa harus mengantre lagi untuk prosedur masuk.

Dubes mengapresiasi kerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk melancarkan pelaksanaan ibadah haji 2026. “Ini mencerminkan kedalaman hubungan persaudaraan antara kedua negara yang saling mencintai,” ucapnya.

Menhaj Irfan mengatakan upaya mempercepat layanan imigrasi melalui Makkah Route ini terbukti sangat membantu jemaah calon haji Indonesia.“Ini karena pemeriksaan imigrasi yang seharusnya di Saudi bisa dilaksanakan di sini,” ujarnya.

Sehingga, jemaah haji Indonesia tidak perlu lagi menjalani proses keimigrasikan di bandara Saudi. “Mereka bisa langsung naik bus dan menuju hotel yang telah disediakan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....