Mensos: Program Sekolah Rakyat Sentuh Ribuan Anak Miskin

  • 29 Apr 2026 18:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan Sekolah Rakyat mulai efektif memutus kemiskinan setelah menjangkau 15 ribu siswa dari keluarga miskin.
  • Pemerintah membangun 93 gedung Sekolah Rakyat permanen dengan 69 persen ditargetkan rampung Juli 2026 untuk memperluas akses pendidikan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan Sekolah Rakyat mulai efektif memutus kemiskinan setelah menjangkau 15 ribu siswa dari keluarga miskin. Program ini kini hadir di 166 lokasi rintisan yang tersebar pada 34 provinsi bagi anak miskin Indonesia luas.

“Hampir satu tahun berjalan, Sekolah Rakyat membuktikan bahwa negara tidak boleh kalah oleh kemiskinan. Anak-anak yang selama ini tak terlihat, hari ini kita jemput, kita didik, dan kita siapkan masa depannya,” kata Saifullah Yusuf saat diwawancarai awak media di kantor Kemenko PM, Jakarta, Rabu, 29 April 2026.

Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan hanya membuka akses pendidikan bagi anak miskin, tetapi menjadi intervensi menyeluruh untuk mengangkat kesejahteraan keluarga. Anak-anak diberi pendidikan, sementara orang tua didorong menuju kemandirian ekonomi sebagai bagian dari strategi penuntasan kemiskinan antargenerasi.

“Sekolah Rakyat pada dasarnya bagian dari penuntasan kemiskinan. Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan, lalu setelah lulus mereka diharapkan menjadi keluarga mandiri,” ujar Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menambahkan, perubahan mulai terlihat dari kondisi kesehatan dan karakter siswa. Sekolah Rakyat meningkatkan kesehatan siswa, menurunkan anemia, serta membentuk kedisiplinan, kepercayaan diri, dan kemandirian anak secara signifikan nasional.

“Ini terlihat sederhana, tetapi sangat mendasar. Kami ingin memastikan tidak boleh ada lulusan Sekolah Rakyat yang menganggur, karena pemerintah menyiapkan jalur kuliah maupun pekerjaan sesuai potensi mereka,” kata Gus Ipul.

Pemerintah membangun 93 gedung Sekolah Rakyat permanen dengan 69 persen ditargetkan rampung Juli 2026 untuk memperluas akses pendidikan. Sebanyak 108 modul pembelajaran lintas jenjang disiapkan guna memperkuat manfaat bagi keluarga miskin di seluruh Indonesia secara merata.

“Kami sedang membangun 93 gedung Sekolah Rakyat secara bertahap. Pemerintah juga menyiapkan 108 modul pembelajaran bagi keluarga miskin Indonesia,” ucap Gus Ipul menutup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....