Bima Arya: Konsep Aglomerasi Jadi Solusi Sampah dan Kemacetan
- 29 Apr 2026 15:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya menyatakan konsep aglomerasi menjadi solusi permasalahan sampah dan kemacetan
- Kedua faktor tersebut menjadi kendala yang sangat sulit terpecahkan diseluruh daerah
RRI.CO.ID, Tangerang - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya menyatakan konsep aglomerasi menjadi solusi permasalahan sampah dan kemacetan. Sebab, kedua faktor tersebut menjadi kendala yang sangat sulit terpecahkan diseluruh daerah.
"Konsep aglomerasi bila dilakukan dengan pendekatan sektoral akan memberikan solusi yang lebih konkret. Karena otoritas, pembiayaan dan pemilik proyek (project owner) sudah jelas sejak awal," ujar Bima di Tangerang, Rabu 29 April 2026.
Contohnya, sambung Bima, persoalan sampah sebagai salah satu isu prioritas yang kerap menyulitkan kepala daerah. Mulai dari banyaknya tawaran vendor dengan beragam teknologi, sulitnya mencari lahan, hingga penolakan warga.
Saat ini, lanjutnya, pemerintah sedang mempercepat program pengelolaan sampah energi listrik (PSEL) dan Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). "Kalau LSDP ini yang dibantu oleh World Bank, ini skalanya lebih menengah-kecil dan fokus sebetulnya kepada tata kelola," ucapnya.
Selain itu, Bima juga menekankan pentingnya pengembangan sistem transportasi yang terintegrasi dikawasan Jabodetabekpunjur guna meningkatkan konektivitas antarwilayah. "Ini tantangan berat seperti kemacetan, tapi insyaallah bisa selesai bersama-sama," ujarnya.
Bupati Tangerangz Maesyal Rasyid membenarkan bila ada kabupaten/kota se-Banten, ada juga Bogor, Cianjur dan DKI Jakarta. "Nah, ini menurut saya penting karena ada hal-hal yang harus ditangani bukan saja oleh salah satu daerah saja, tapi antar daerah," ucapnya.
Ia menyontohkan, terkait dengan program MRT yang menghubungkan antar daerah, DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang. "Ya, sarana infrastruktur jalan sekaligus juga sarana transportasi yang akan memudahkan masyarakat bisa menggunakan kendaraan, menggunakan apa namanya, sarana infrastruktur lainnya seperti mobil, kereta, tapi ini bisa jalan dengan baik," kata dia.
Yang kedua, masih menurut Maesyal, adalah terkait dengan sampah. Sampah ini baik Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangsel, kabupaten/kota lainnya sedang giat-giatnya untuk bisa mengelola sampah.
"Pengelolaan sampah ini harus dilalukan dengan baik, karena ada program pemerintah pusat dengan aglomerasi untuk penanganan sampah untuk menjadi energi listrik. Ini juga menjadi bagian penting yang harus kita bicarakan saat ini dan didiskusikan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....