Evakuasi Dramatis 10 Jam di Balik Tragedi Bekasi Timur

  • 29 Apr 2026 15:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Evakuasi korban berlangsung sekitar 10 jam.
  • Masih ada korban selamat yang terjepit di dalam gerbong.
  • Proses evakuasi sulit karena kerusakan parah pada struktur kereta.
  • Tim SAR memprioritaskan penyelamatan korban hidup.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengungkap kondisi awal evakuasi korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Ia menyebut situasi sudah ramai dan sebagian korban telah lebih dulu dievakuasi ke rumah sakit.

"Waktu kami datang memang situasinya sudah ramai ya. Jadi sudah ada beberapa penumpang yang berhasil diselamatkan, langsung dibawa dengan menggunakan ambulan ke rumah sakit terdekat." ujar Desiana dalam wawancara Bersama PRO 3 RRI, Rabu, 29 April 2026

Namun, masih ada korban selamat yang terjepit material berat di dalam gerbong. Evakuasi berlangsung sulit karena struktur kereta mengalami kerusakan parah akibat benturan keras.

Tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati untuk menghindari risiko luka tambahan pada korban. "Dan berhasil sampai dengan lebih kurang 10 jam begitu." Ujar Desiana

Proses penyelamatan dilakukan bertahap hingga seluruh korban berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Tim SAR menggunakan berbagai peralatan untuk menyingkirkan material yang menghimpit tubuh korban.

Koordinasi dengan pihak teknis dilakukan agar proses pemotongan struktur tetap aman. Langkah ini diambil untuk mencegah perubahan struktur yang dapat memperparahkondisi korban yang masih terjepit.

"Pertama adalah tadi materialnya itu, ternyata cukup komplicated yang menghimpit kaki ataupun bodi para korban." ujarnya

Kondisi gelap dan sempit di dalam gerbong memperberat proses evakuasi yang berlangsung sepanjang malam. Minimnya penerangan membuat tim mengandalkan lampu portabel selama proses berlangsung.

Keterbatasan udara di dalam gerbong juga memaksa penggunaan blower dan oksigen. Prioritas utama tim adalah menyelamatkan korban hidup sebelum mengevakuasi korban meninggal dunia.

Desyana juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan transportasi. Ia menilai pelanggaran kecil dapat memicu dampak besar seperti kecelakaan tragis ini.

KAI memastikan barang milik korban yang ditemukan di lokasi akan didata secara menyeluruh. Pengembalian dilakukan bertahap kepada keluarga melalui mekanisme terkoordinasi dan terpantau.

Untuk memenuhi kebutuhan informasi, KAI menyiapkan posko di Bekasi Timur dan Gambir. KAI juga akan memperbarui informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lapangan.

KAI menegaskan pemulihan operasional dilakukan bertahap setelah evaluasi dan pengujian keselamatan selesai. Perusahaan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala sesuai perkembangan penanganan di lapangan. (Agnes Claudia Ohoira)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....