Uji Coba KRL Bekasi-Cikarang Sukses di Tengah Penanganan 107 Korban
- 29 Apr 2026 14:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) menguji kelaikan jalur kereta antara Bekasi dan Cikarang demi keselamatan operasional kembali.
- Tim medis mencatat data jumlah korban insiden mencapai 107 orang dengan mayoritas telah mendapatkan perawatan dokter.
- Manajemen KAI menyediakan dua posko pusat informasi guna membantu kebutuhan pelanggan serta pihak keluarga seluruh korban.
RRI.CO.ID, Bekasi - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan kesiapan prasarana operasional lintas Bekasi-Cikarang pada Rabu, 29 April 2026. Tahap pemulihan layanan kereta api listrik tersebut memprioritaskan faktor keselamatan penumpang secara ketat pascainsiden tragis lalu.
KAI mencatat jumlah korban sebanyak 107 orang dengan rincian 16 jiwa meninggal dunia serta 91 orang luka. Sebanyak 43 penumpang kini telah pulang, sementara korban yang lain masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Rangkaian kereta nomor CL-125.4008 dilaporkan melintasi kawasan Stasiun Bekasi Timur pukul 11.55 WIB dengan kondisi aman. Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba memberikan penjelasan resmi mengenai perkembangan evakuasi serta pengujian tersebut.
“Uji coba ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan prasarana, persinyalan, serta aspek keselamatan sebelum layanan kembali berjalan. Seluruh proses dilakukan secara hati-hati dengan mengutamakan keselamatan,” ujar Anne.
Pihak operator juga berjanji melakukan pendataan menyeluruh terhadap barang milik korban yang tertinggal di lokasi kejadian. Penyaluran kembali seluruh barang temuan akan berlangsung bertahap dengan mekanisme khusus yang dikoordinasikan bersama pihak keluarga bersangkutan.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik serta keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan,” ucapnya.
Dua lokasi posko informasi telah didirikan pada Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir untuk membantu pelayanan para pelanggan. Posko Stasiun Gambir secara khusus menangani kebutuhan informasi pelanggan kereta api jarak jauh yang terkena dampak gangguan jadwal.
Masyarakat bisa mengurus proses pengembalian bea tiket secara mudah pada loket resmi stasiun demi kenyamanan semua calon penumpang. Operasional jalur Commuter Line (CL) tersebut akan aktif kembali sesudah seluruh rangkaian evaluasi keselamatan menunjukkan hasil maksimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....