Apa itu CNG, yang Dikaji Pemerintah untuk Alternatif LPG?
- 28 Apr 2026 16:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah mengkaji Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif Liquefied Petroleum Gas guna memperkuat ketahanan energi nasional.
- CNG merupakan gas alam bertekanan tinggi dengan kandungan metana dominan dan lebih mudah didistribusikan.
- CNG dinilai lebih ramah lingkungan dan berpotensi digunakan di sektor transportasi, industri, hingga rumah tangga.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah tengah mengkaji pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif Liquefied Petroleum Gas (LPG) di tengah tantangan pasokan energi. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan impor serta memperkuat ketahanan energi nasional.
Mengutip laman Perusahaan Gas Negara (PGN), CNG merupakan gas alam yang dikompresi pada tekanan tinggi, umumnya di atas 200 bar. Proses ini dilakukan agar gas lebih mudah disimpan dan didistribusikan ke berbagai wilayah.
Gas alam sendiri terdiri dari campuran hidrokarbon seperti metana, etana, propana, dan butana. Dalam CNG, kandungan metana mendominasi hingga lebih dari 95 persen.
Dalam praktiknya, CNG kerap dibandingkan dengan Liquefied Petroleum Gas dan Liquefied Natural Gas. Ketiganya memiliki karakteristik berbeda dari sisi bentuk dan cara penyimpanan.
LPG merupakan campuran propana dan butana yang disimpan dalam bentuk cair pada tekanan tertentu. Sementara LNG adalah gas alam yang didinginkan hingga suhu sangat rendah agar berubah menjadi cair.
Perbedaan utama terletak pada kondisi fisik dan tekanan penyimpanan masing-masing bahan bakar. CNG disimpan dalam bentuk gas bertekanan tinggi, sedangkan LPG dan LNG berbentuk cair dengan perlakuan berbeda.
Pemanfaatan CNG sendiri cukup luas dan telah digunakan di berbagai sektor. Salah satu yang paling umum adalah sektor transportasi sebagai bahan bakar kendaraan.
Penggunaan CNG pada kendaraan dinilai mampu menekan emisi gas buang. Hal ini karena CNG menghasilkan polutan lebih rendah dibandingkan bahan bakar konvensional.
Di sektor industri, CNG dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk proses produksi. Sifatnya yang efisien dan relatif bersih membuatnya menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, CNG juga mulai digunakan di sektor rumah tangga. Bahan bakar ini dimanfaatkan untuk kebutuhan memasak hingga pemanasan air.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, CNG dinilai memiliki potensi sebagai alternatif energi masa depan. Namun, pengembangan infrastruktur dan distribusi masih menjadi tantangan yang perlu diperhatikan pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....