Menteri AHY Apresiasi Penangan Cepat Korban Tabrakan Kereta di Bekasi
- 28 Apr 2026 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri AHY mengapresiasi penanganan cepat kepada para korban kecelakaan kereta api di Kota Bekasi.
- Menurut Menteri AHY penanganan cepat menjadi kunci keberhasilan penyelamat para korban.
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhono (AHY) mengapresiasi penanganan para korban tabrakan kereta di Kota Bekasi. Hal tersebut disampaikan olehnya usai mengunjungi korban tabrakan kereta di RSUD Chasbullah Abulmadjid (RSUD CAM) Kota Bekasi, Selasa, 28 April 2028.
Ia menyebut penanganan cepat amat menentukan terhadap keselamatan para korban. Sehingga para korban bisa mendapatkan penanganan intensif dari rumah sakit.
Pihaknya juga menyebut dalam penanganan sebanyak 163 ambulan dikerahkan serentak. Ambulans-ambulans tersebut dikerahkan membawa para korban ke sejumlah rumah sakit.
"Terima kasih atas kecepatan penanganan sehingga bisa ditangani dengan cepat. Karena dalam situasi kritis seperti ini kecepatan penanganan akan menentukan keselamatan para korban," katanya kepada wartawan, Selasa, 28 April 2026.
AHY juga menyebut bahwa kecelakaan kereta di Bekasi merupakan duka cita mendalam. Karena itu, pemerintah menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban.
"15 orang meninggal dunia, tentu ini kehilangan besar dan duka cita terdalam kami haturkan kepada keluarga. Semoga para korban husnul khotimah," katanya.
AHY menegaskan, pemerintah memastikan para korban mendapatkan penanganan medis terbaik. Selain itu, segera pulih dan bisa beraktivitas seperti sediakala.
Menteri AHY juga menyebut bahwa mayoritas korban merupakan perempuan meskipun ada sebagian korban laki-laki. Rata-rata korban adalah pekerja yang baru pulang kerja dari berbagai lokasi.
Ia juga menyebut pihaknya telah menyempatkan bertemu dan juga berkomunikasi kepada para korban. Hasilnya diketahui ada beberapa korban mengalami cidera seperti dislokasi di bahu, kaki maupun tangan.
"Saya sudah melihat dan berbicara langsung dengan sejumlah korban. Dan kami ingin memastikan penanganan terbaik bagi para korban," ujarnya.
Sekadar informasi, tabrakan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada, 27 April 2026 malam hari. Tabrakan terjadi antara Kereta Api (KA) jarak jauh dengan KRL yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur akibat taksi mogok.
Akibat peristiwa tersebut sebanyak 53 korban dilarikan ke RSUD Kota Bekasi. Adapun 3 orang dari total korban dinyatakan meninggal dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....