Kecelakaan KA Bekasi, Wakil Ketua DPR Desak Investigasi Menyeluruh

  • 28 Apr 2026 15:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas kecelakaan kereta api di Bekasi Timur yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam hingga menimbulkan korban jiwa.
  • Ia meminta agar penyebab kecelakaan segera diungkap melalui investigasi menyeluruh mencakup berbagai kemungkinan, mulai dari faktor manusia hingga sistem operasional.
  • Jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 14 orang hingga Selasa pukul 08.45 WIB, sementara puluhan korban luka juga telah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas kecelakaan kereta api di Bekasi Timur. Insiden tersebut terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam dan menimbulkan korban jiwa.

Ia meminta agar penyebab kecelakaan segera diungkap melalui investigasi menyeluruh. Menurutnya, penelusuran harus mencakup berbagai kemungkinan, mulai dari faktor manusia hingga sistem operasional.

“Kami menyampaikan prihatin dan turut berbelasungkawa yang mendalam kepada seluruh korban. Termasuk pihak yang terdampak atas insiden tabrakan kereta yang terjadi di Bekasi Timur,” ujar Sari, mengutip Parlementaria pada Selasa, 28 April 2026.

“Insiden ini perlu segera dilakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui pasti faktor penyebab kecelakaan. Apakah ada human error, atau persoalan dalam persinyalan atau bahkan manajemen operasionalnya,” katanya.

Sari juga menekankan pentingnya penanganan korban secara maksimal. Ia meminta pemerintah dan pihak terkait memastikan pemulihan fisik maupun mental korban menjadi prioritas.

“Tentunya perlindungan dan pemulihan fisik dan mental bagi para korban harus diutamakan. Tak terkecuali restitusi yang harus dibayarkan pihak operator sebagai tanggung jawab atas terjadinya insiden tersebut,” katanya.

Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang. Pemerintah dan PT KAI juga diminta melakukan evaluasi serta pengawasan berkala terhadap sistem perkeretaapian.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 14 orang hingga Selasa pukul 08.45 WIB. Puluhan korban luka juga telah mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, turut menyampaikan belasungkawa kepada korban dan keluarga. Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan setiap korban mendapatkan penanganan terbaik. Keluarga memperoleh informasi yang dibutuhkan, dan seluruh proses berjalan dengan kehati-hatian serta koordinasi yang kuat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....