Korban Meninggal Kecelakaan KRL Bekasi Menjadi Tujuh Orang

  • 28 Apr 2026 08:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jumlah korban tewas kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi tujuh orang.
  • Bobby Rasyidin menyebut 81 korban luka masih dirawat, sementara proses evakuasi terus berlangsung
  • PT Kereta Api Indonesia membatasi operasional KRL hingga Stasiun Bekasi akibat penanganan di lokasi kejadian.

RRI.CO.ID, Jakarta - Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, bertambah menjadi tujuh orang hingga Selasa, 28 April 2026 pukul 07.00 WIB. Insiden ini melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL pada Senin, 27 April 2026 malam.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin menyampaikan data terbaru korban dalam peristiwa tersebut. Selain korban meninggal, puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

"Saya meng-update jumlah korban yang terjadi pada kecelakaan kereta pada malam, tadi malam. Meninggal dunia itu 7 orang dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang," kata Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Selasa, 28 April 2026.

Ia menjelaskan proses evakuasi korban dilakukan secara hati-hati oleh tim gabungan. Proses ini melibatkan Basarnas dan berbagai unsur terkait di lokasi kejadian.

"Evakuasi dari kereta Bromo Anggrek itu telah kami lakukan. Jadi semua rangkaian sebanyak 12 gerbong itu telah kami lakukan eh evakuasi ke stasiun Bekasi," ucap Bobby.

Sementara itu, operasional KRL masih dibatasi hingga Stasiun Bekasi. Kebijakan ini diambil karena proses evakuasi di Stasiun Bekasi Timur masih berlangsung.

"Operasional kereta walaupun Commuter Line belum bisa kami operasikan untuk naik dan turun di stasiun Bekasi Timur ini. Untuk Commuter Line kami batasi sampai di stasiun Bekasi," ucapnya.

Bobby juga memastikan tidak ada petugas kereta api yang menjadi korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Fokus penanganan saat ini masih pada evakuasi dan pemulihan operasional.

Berdasarkan informasi awal, insiden bermula dari sebuah taksi yang tertabrak KRL di perlintasan. Setelah proses evakuasi awal, kecelakaan lanjutan terjadi di lokasi yang sama.

Kecelakaan kedua terjadi saat KRL tujuan Jakarta–Cikarang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Pada saat bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya menabrak rangkaian KRL tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....