BAZNAS RI Fasilitasi Kurban untuk Palestina dan Lokasi Bencana

  • 28 Apr 2026 00:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS RI memfasilitasi penyaluran dan pendistribusian Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 ke lokasi-lokasi bencana hingga Palestina. Ini sejalan dengan visi BAZNAS RI untuk mewujudkan keadilan sosial melalui penyaluran hewan kurban yang merata.

Termasuk kepada para korban di lokasi bencana khususnya Sumatra. Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI H Sodik Mudjahid.

Menurut Sodik, strategi penyaluran tahun ini tidak hanya fokus pada pemenuhan ibadah spiritual. Tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mengurangi ketimpangan distribusi, baik di kota besar, daerah terpencil, hingga lokasi-lokasi bencana.

“Kami telah menetapkan persentase-presentase pendistribusian di Pusat Kajian BAZNAS, untuk daerah-daerah miskin, daerah terpinggirkan. Termasuk di wilayah bencana,” kata Sodik dalam keterangan tertulisnya, Selasa 28 April 2026.

Sodik berujar, untuk wilayah bencana, pihaknya akan mengalokasikan khusus sebesar 10 persen dari perolehan kurban di BAZNAS. Dari 10 persen tersebut, 3 persen untuk wilayah Aceh, 5 persen untuk Sumatra Utara dan 2 persen untuk Sumatra Barat.

Begitu pun Palestina, pada musim kurban tahun ini, BAZNAS juga akan membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kurban ke Palestina. Menurutnya ini merupakan bentuk komitmen BAZNAS dalam memperluas manfaat kurban ke wilayah-wilayah yang terdampak konflik dan rawan pangan.

“BAZNAS membuka peluang bagi masyarakat yang ingin berkurban untuk Palestina. Kami bekerja sama dengan mitra-mitra kami yang ada di luar negeri,” ujar Sodik.

“Kita distribusikan dalam bentuk apa?. Beberapa wilayah kita berikan dalam bentuk daging segar, beberapa wilayah lain dalam bentuk daging olahan,” ucapnya.

Sementara itu, Deputi II BAZNAS RI, Imdadun Rahmat, memastikan hewan kurban yang akan disalurkan diutamakan berasal dari peternak binaan dan mitra BAZNAS. “Kita skemakan hewan kurban untuk program tahun ini diutamakan berasal dari para peternak langsung,” ujar Imdadun.

BAZNAS sendiri telah memiliki 42 Balai Ternak binaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Masing-masing balai ternak juga memiliki mitra-mitra peternak rumahan di sekitar lokasi.

Dengan skema tersebut, kurban yang ditunaikan tidak hanya menjangkau penerima manfaat di daerah terpencil, wilayah minoritas muslim, dan keluarga miskin. Tetapi juga sekaligus menggerakkan ekonomi peternak kecil binaan BAZNAS di berbagai daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....