KAI Evakuasi 240 Penumpang Selamat Akibat Insiden di Bekasi Timur
- 28 Apr 2026 04:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengevakuasi 240 penumpang Kereta Api Argo Bromo Anggrek pasca insiden di Bekasi Timur.
- Sebanyak 82 korban luka dirawat pada beberapa rumah sakit terdekat dan tujuh orang lainnya dilaporkan meninggal dunia.
- Perusahaan melakukan pembatalan sejumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh demi mendukung proses penanganan dan keamanan di lokasi.
RRI.CO.ID, Bekasi - Sebanyak 240 penumpang Kereta Api Argo Bromo Anggrek berhasil dievakuasi keseluruhannya oleh petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI). Petugas menyediakan armada bus khusus bagi para pelanggan guna melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Gambir.
“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba terkait insiden di Bekasi Timur, Senin, 27 April 2026.
Tim medis beserta instansi keamanan bekerja cepat memberikan pertolongan untuk memastikan keselamatan seluruh individu terdampak. Sebanyak 82 penumpang moda transportasi Kereta Rel Listrik (KRL) sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Mereka segera dilarikan menuju Rumah Sakit Umum Daerah Bekasi atau fasilitas kesehatan terdekat di wilayah sekitarnya. Mitra Plumbon Cibitung bersama Primaya Hospital Bekasi Timur juga turut membantu menangani pemulihan fisik para pelanggan.
Instansi kesehatan lainnya seperti RSU Bella Bekasi ikut berpartisipasi merawat setiap pasien sesuai rujukan tim penyelamat. Upaya pertolongan tersebut melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas beserta personil TNI maupun Polri.
Pola perjalanan untuk kategori Kereta Api Jarak Jauh kini sedang dalam penyesuaian demi keamanan layanan masyarakat. Layanan rutin rute Stasiun Gambir menuju Stasiun Pasar Senen sementara berhenti beroperasi untuk menjaga integritas lintasan rel.
Beberapa jadwal dibatalkan mulai dari rangkaian Gunungjati relasi Gambir hingga kereta api lintas wilayah Cirebon. Armada Madiun Jaya pun urung melakukan perjalanan rutin dari Madiun pada Selasa, 28 April 2026.
KAI mencatat setidaknya tujuh penumpang KRL meninggal dunia akibat musibah kereta api tersebut. Instansi ini langsung mengirimkan pesan dukacita serta ungkapan belasungkawa resmi bagi keluarga para korban yang berduka.
Seluruh warga dapat bertanya mengenai jadwal keberangkatan atau berita terkini via pesan WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121. Pihak pengelola berkomitmen memberikan pembaharuan berkala atas upaya pemulihan seluruh lintasan perkeretaapian di wilayah Bekasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....