Stasiun Bekasi Timur Tutup Tutup Sementara Akibat Insiden Kecelakaan Kereta Api

  • 28 Apr 2026 05:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT Kereta Api Indonesia Persero menutup sementara layanan penumpang di Stasiun Bekasi Timur akibat insiden operasional.
  • Penutupan sementara dilakukan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan operasional perjalanan kereta.
  • KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan layanan yang terjadi.

RRI.CO.ID, Bekasi, Jawa Barat - PT Kereta Api Indonesia Persero menutup sementara layanan penumpang di Stasiun Bekasi Timur akibat insiden operasional. Kebijakan tersebut membuat layanan KRL hanya beroperasi sampai Stasiun Bekasi sambil menunggu penanganan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi satu Jakarta, pada Senin, 27 April 2026 malam. Penutupan sementara dilakukan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan operasional perjalanan kereta.

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan layanan yang terjadi. Perusahaan menyatakan fokus utama saat ini adalah penanganan di lokasi dan menjaga keselamatan pelanggan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan di lokasi serta memastikan keselamatan dan layanan bagi pelanggan tetap terpenuhi,” ujar VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, Senin 28 April dini hari.

Perusahaan mengarahkan pelanggan untuk menggunakan layanan perjalanan melalui Stasiun Bekasi hingga pemberitahuan berikutnya. Penyesuaian operasional perjalanan menuju lintas Bekasi masih berlangsung seiring proses penanganan di lapangan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa proses evakuasi korban dilakukan secara maksimal oleh petugas. Pemerintah memprioritaskan keselamatan korban serta memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat di lokasi kejadian.

“Kami fokus pada upaya evakuasi dan penanganan korban dengan sekuat tenaga. Untuk penyebab kejadian, kami menyerahkannya kepada KNKT agar dapat ditelusuri secara lebih mendalam,” ujar Menhub sesuai kejadian Senin 27 April 2026 malam.

PT Kereta Api Indonesia Persero terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat pemulihan layanan operasional. Langkah koordinasi tersebut dilakukan agar perjalanan kereta api dapat kembali normal dalam waktu secepatnya.

Perusahaan menyatakan informasi terkini akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi kepada masyarakat. Pelanggan diminta mengikuti pembaruan resmi untuk mengetahui perkembangan penanganan dan perubahan layanan selanjutnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....