Kemenkum Tekankan Kesiapan Mental dan Finansial Purnabakti Pegawai

  • 27 Apr 2026 18:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemenkum mengingatkan pentingnya kesiapan menjelang masa purnabakti pegawai
  • Aspek mental, kesehatan, dan finansial menjadi fokus utama pembekalan
  • Kementerian Hukum menggelar Pembekalan Purnabakti Tahun 2026 di Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Kemenkum mengingatkan pentingnya kesiapan menjelang masa purnabakti pegawai. Aspek mental, kesehatan, dan finansial menjadi fokus utama pembekalan.

Kementerian Hukum menggelar Pembekalan Purnabakti Tahun 2026 di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan pegawai memasuki fase kehidupan baru.

“Tidak semua orang siap secara mental menghadapi masa pensiun,” kata Sekretaris Jenderal Kemenkum Nico Afinta, Senin, 27 April 2026. Ia menegaskan pentingnya kesiapan tersebut.

Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan keimanan. Lingkungan sosial positif dinilai membantu adaptasi masa pensiun.

Nico menyebut komunitas hobi dan pertemanan dapat menjadi penopang. Aktivitas tersebut menjaga semangat dan keseimbangan hidup.

Selain mental, kesiapan finansial juga menjadi perhatian utama. Tidak semua pegawai memahami pengelolaan keuangan pascapensiun.

“Materi pembekalan sangat relevan untuk menghadapi masa purnabakti,” ujarnya. Ia menilai kesiapan finansial menentukan kualitas hidup setelah pensiun.

Nico mengajak calon purnabakti tetap berkontribusi bagi institusi. Pengabdian dinilai tidak berhenti saat masa dinas berakhir.

Transformasi digital membuka ruang partisipasi bagi purnabakti. Mereka dapat menyampaikan masukan melalui berbagai kanal komunikasi.

“Pengalaman adalah aset berharga bagi kemajuan institusi,” ucapnya. Masukan dari purnabakti dinilai penting bagi peningkatan layanan.

Nico juga menyampaikan apresiasi kepada pegawai yang akan pensiun. Ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi selama ini.

Kepala Biro SDM Sunu Tedy Maranto menjelaskan tujuan kegiatan. Pembekalan dilakukan secara menyeluruh bagi calon purnabakti.

“Kesiapan psikologis, finansial, dan kesehatan harus dipersiapkan sejak awal,” katanya. Hal ini penting agar masa purnabakti berjalan baik.

Kegiatan mencakup pemeriksaan kesehatan dan sesi motivasi. Pembekalan kewirausahaan juga diberikan untuk mendorong produktivitas.

Melalui kegiatan ini, pegawai diharapkan siap menghadapi fase baru. Masa purnabakti diharapkan dijalani dengan sehat dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....