KLH Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Riau Jadi Prioritas

  • 27 Apr 2026 11:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Lingkungan Hidup memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2026, dengan Provinsi Riau
  • Berdasarkan data BMKG, musim kemarau tahun 2026 diproyeksikan berlangsung cukup panjang, yakni dari April hingga Oktober

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2026. Provinsi Riau menjadi salah satu wilayah prioritas dalam upaya pengendalian tersebut.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan Riau menjadi perhatian khusus karena memiliki tingkat kerawanan tinggi. Terutama akibat luasnya ekosistem gambut dan riwayat kebakaran yang berulang.

“Wilayah seperti Riau ini tidak boleh terlambat dalam penanganan. Indikatornya jelas, mulai dari gambut luas, penurunan muka air tanah, hingga hotspot yang tinggi,” ujar Hanif di Dumai, Riau, Senin, 27 April 2026.

Berdasarkan data BMKG, musim kemarau tahun 2026 diproyeksikan berlangsung cukup panjang, yakni dari April hingga Oktober. Kondisi ini meningkatkan potensi karhutla, terlebih dengan adanya fenomena El Niño pada level lemah hingga moderat.

Di tingkat daerah, penguatan kesiapsiagaan dilakukan melalui konsolidasi lintas sektor, peningkatan patroli di wilayah rawan. Serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana pemadaman di lapangan.

Pemerintah juga melakukan pemantauan langsung ke daerah-daerah rawan untuk memastikan kesiapan serta efektivitas langkah pencegahan. Selain itu, pengelolaan ekosistem gambut terus diperkuat melalui perbaikan tata air dan pembasahan lahan guna menekan potensi kebakaran.

“Pemanfaatan teknologi pemantauan hotspot juga dioptimalkan. Ini dilakukan untuk mempercepat respons di lapangan,” kata Hanif.

Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020. Tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.

Melalui fokus penguatan di wilayah rawan seperti Riau, pemerintah berharap upaya pengendalian karhutla dapat berjalan lebih efektif. Dan mencegah terulangnya bencana kabut asap yang berdampak pada kesehatan masyarakat serta lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....