Esti Nurjadin Dorong Museum Nasional jadi BLU Mandiri
- 25 Apr 2026 09:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indira Esti Nurjadin menilai Museum Nasional Indonesia idealnya berdiri sebagai BLU tersendiri agar pengelolaan lebih fokus dan profesional.
- Saat ini museum masih berada dalam satu payung BLU bersama Galeri Nasional Indonesia, sebagai tahap awal sebelum kemungkinan pemisahan di masa depan.
- Skema BLU mendorong museum lebih mandiri melalui target PNBP dan pengembangan pendanaan non-pemerintah, sejalan dengan rencana Fadli Zon memperluas pengelolaan BLU di sektor museum.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Esti Nurjadin menilai museum besar seperti Museum Nasional Indonesia, idealnya dapat berdiri sendiri. Menurutnya, pembentukan satuan Badan Layanan Umum (BLU) tersendiri akan membuat pengelolaan lebih fokus dan optimal.
Ia mengatakan, bahwa pemisahan tersebut penting untuk memperkuat fokus pengelolaan dan meningkatkan profesionalisme masing-masing institusi. Saat ini, pengelolaan museum masih berada dalam satu payung BLU bersama unit lain, termasuk Galeri Nasional Indonesia.
"Idealnya museum nasional bisa menjadi satu BLU sendiri. Sehingga pengelolaannya lebih fokus dan optimal," ujarnya dalam Temu Media: HUT Museum Nasional Indonesia ke-248 Tahun, Museum Nasional, Jakarta Pusat, Jumat, 24 April 2026.
Ia menjelaskan, kebijakan satu BLU untuk beberapa unit saat ini dipilih karena pertimbangan kesiapan dan pemahaman pengelolaan. Oleh karena itu, penggabungan dinilai menjadi langkah awal sebelum menuju pengelolaan yang lebih spesifik.
Meski demikian, ia membuka peluang adanya pemisahan BLU di masa depan. Seiring meningkatnya kapasitas dan pemahaman pengelolaan di lingkungan museum.
"Pengelola museum juga dituntut memenuhi target kinerja. Termasuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang terus meningkat setiap tahun," ucapnya.
Hal ini, kata dia, mendorong museum untuk mengembangkan sumber pendanaan mandiri. Dan juga tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah.
Ia berharap, dengan pengelolaan yang lebih mandiri dan profesional, museum di Indonesia dapat semakin berkembang. Dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Senada dengan Esti, Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon pun demikian. Ia berencana mengembangkan unit pengelolaan berbasis Badan Layanan Umum (BLU) dengan skala lebih besar.
Menurutnya, langkah ini akan memberikan fokus lebih besar terhadap pengembangan dan pemanfaatannya. Serta memberikan efek positif museum sebagai ruang pembelajaran.
"Kami berencana mengembangkan unit pengelolaan berbasis Badan Layanan Umum (BLU) dengan skala lebih besar. Museum Nasional, Galeri Nasional, dan situs seperti Candi Prambanan idealnya dikelola secara mandiri sebagai BLU," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....