Kesenjangan Akses Internet, Wamenkomdigi Ingatkan Konektivitas Digital
- 25 Apr 2026 01:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyebut kesenjangan akses internet masih terjadi
- Dalam menghadapi kesenjangan akses internet, Wamenkomdigi Nezar Patria mengingatkan pentingnya lompatan strategis konektivitas digital
- Wamenkomdigi Nezar Patria mengatakan, perluasan infrastruktur digital memberikan dampak positif pada peningkatan akses internet
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Mengeri Komunikasi dan Digitak (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan, bahwa Indonesia masih mengalami kesenjangan akses internet. Hal ini diungkapkannya, terjadi antara di kota-kota besar, dengan di daerah pelosok, yang sulit mendapatkan akses internet.
Nezar mengatakan, bahwa untuk mengatasi kesenjangan akses internet ini, menuntut pengembangan infrastruktur yang cepat dan terarah. Lebih lanjut diungkapkannya, kesenjangan tersebut harus di dorong dengan lompatan strategis konektivitas digital.
Akan tetapi dalam konteks tersebut Wamenkomdigi menegaskan, bahwa konektivitas bukanlah tujuan akhir. Namun ia menekankan bahwa lompatan konektivitas ini, untuk meningkatkan inovasi-inovasi dalam pengembangan dan pemerataan akses internet.
"Kesenjangan ini menggarisbawahi pentingnya lompatan strategis dalam konektivitas digital. Ini menandakan pemahaman kolektif kita bahwa konektivitas yang lebih kuat bukanlah tujuan akhir, melainkan katalisator yang ampuh untuk inovasi," kata Nezar dalam keterangan resminya, dikutip di Jakarta, Jumat, 24 April 2026.
Lebih lanjut Wamenkomdigi Nezar mencontohkan, kesenjangan akses internet itu, terjadi pada sarana-prasarana pendidikan di daerah. Dalam hal ini dijelaskannya, kesenjangan akses internet itu terjadi antar sekolah, yang berada daerah pelosok.
"Sebagai contoh, hanya separuh desa kita yang dilengkapi dengan titik distribusi fiber optik. Dan hanya sejumlah kecil sekolah di daerah terpencil, yang mendapat manfaat dari koneksi internet berkecepatan tinggi," ujarnya.
Meski demikian diakui Nezar, dalam perluasan infrastruktur digital saat ini, telah menunjukkan peningkatan kualitas layanan akses secara nasional. Sebab Wamenkomdigi menjelaskan, hingga saat ini penggunaan akses internet di Indonesia mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Negara kita telah menyaksikan peningkatan signifikan dalam penggunaan internet. Mencapai 80 persen dari populasi pada tahun 2025, naik dari 54 persen pada tahun 2020," imbuh Wamenkomdigi Nezar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....