Menteri LH Dorong Percepatan Target Nasional lewat Pilah Sampah dari Kelurahan

  • 24 Apr 2026 20:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, mendorong percepatan target pengelolaan sampah nasional
  • hingga April 2026 capaian pengelolaan sampah nasional baru sekitar 26 persen

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, mendorong percepatan target pengelolaan sampah nasional melalui penguatan pemilahan sampah. Salah satunya dilakukan dari tingkat kelurahan.

Menurut Hanif, transformasi pengelolaan sampah harus dimulai dari sumber. Yang mana ini sebagai langkah mendasar untuk mengejar target penanganan sampah nasional sebesar 63,41 persen pada 2026.

“Pilah sampah bukan pilihan, tetapi kewajiban. Ini telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008,” kata Hanif dalam deklarasi pemilahan sampah di Kelurahan Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat, 24 April 2026.

Ia menyebut hingga April 2026 capaian pengelolaan sampah nasional baru sekitar 26 persen. Dan ini meningkat dari sekitar 10 persen pada akhir 2024.

“Peningkatan tersebut, didorong oleh penghentian praktik open dumping di sekitar 30 persen Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Yang saat ini sudah dilakukan di berbagai daerah,” ujarnya.

Hanif menilai percepatan capaian membutuhkan perubahan pendekatan. Dari pengelolaan di hilir menjadi pengendalian di hulu melalui pemilahan sampah rumah tangga.

Deklarasi Kelurahan Semper Timur sebagai wilayah dengan target 100 persen pemilahan sampah dari sumber. Hal ini menjadi bagian dari upaya mendorong model pengelolaan berbasis komunitas.

Di Jakarta Utara, timbulan sampah rumah tangga tercatat sekitar 719,61 ton per hari dari lebih dari 607 ribu kepala keluarga. Dengan volume tersebut, pemilahan sampah di tingkat sumber dinilai menjadi kunci untuk mengurangi beban pengangkutan dan pengolahan di TPA.

“Peran kelurahan menjadi penting sebagai ujung tombak perubahan perilaku masyarakat. Yakni dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ucap Hanif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....