ARCH:ID 2026 Tekankan Aksesibilitas Publik dan Disabilitas
- 24 Apr 2026 08:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- ARCH:ID 2026 mendorong pameran yang lebih inklusif dengan melibatkan masyarakat umum, keluarga, hingga penyandang disabilitas.
- Nilai empati dan kolaborasi ditekankan, dengan menegaskan arsitektur sebagai praktik yang melibatkan berbagai pihak.
RRI.CO.ID, Jakarta – Penyelenggaraan pameran ARCH:ID 2026 menegaskan komitmen untuk menghadirkan pameran yang lebih inklusif dan terbuka bagi masyarakat luas. Menurut Program Director ARCH:ID, Firman S. Herwanto, selama ini komposisi pengunjung dinilai masih terbatas.
Padahal, tambahnya, acara arsitektur tidak seharusnya bersifat eksklusif. “Pengunjung umum seharusnya lebih banyak,” kata Firman, dalam dalam Konferensi Pers ARCH:ID, Kamis, 23 April 2026.
Bahkan, upaya inklusivitas juga diperkuat melalui kerja sama dengan Komisi Disabilitas Nasional. Dalam penyelenggaraannya, aspek aksesibilitas menjadi perhatian, termasuk dalam penilaian “best booth” yang mempertimbangkan kenyamanan dan kemudahan.
Karena itu, ARCH:ID terus memperluas akses dengan menyediakan ruang publik agar tidak hanya dihadiri kalangan arsitek. Pameran ini mengajak masyarakat umum, termasuk keluarga, khususnya pada akhir pekan.
Kurator ARCH:ID 2026, Dhanie Syawalia berharap, pengunjung juga dapat membawa pulang nilai yang dapat diterapkan dalam praktik sehari-hari. Selain itu, menurutnya, nilai yang ditekankan adalah empati, baik terhadap sesama maupun terhadap disiplin lain dalam proses kolaborasi.
“Arsitek tidak bisa berdiri sendiri. Klien pun adalah bagian dari kolaborator,” kata Dhanie.
ARCH:ID 2026 sendiri diselenggarakan oleh Ikatan Arsitek Indonesia bersama CIS Exhibition. Pameran ini berlangsung pada 23–26 April 2026, di ICE BSD City, Tangerang Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....