Kemenekraf Tegaskan Peran Arsitektur dalam Mitigasi Bencana di Forum DR3
- 18 Apr 2026 14:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menegaskan komitmen pemerintah mendorong inovasi arsitektur dalam pengurangan risiko bencana melalui forum International Disaster Resilience Workshop & Conference 2026 di Banda Aceh.
- Konferensi yang melibatkan Union Internationale des Architectes ini menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketangguhan dan pemulihan berbasis desain dalam menghadapi bencana.
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kementerian Ekonomi Kreatif hadir dalam International Disaster Resilience Workshop & Conference 2026. Acara ini mengusung tema Rethinking Architecture: Disaster Risk Reduction, Resilience & Recovery (DR3).
Forum ini mengangkat isu strategis terkait peran desain dalam menghadapi ancaman bencana alam serta proses rekonstruksi pascabencana. Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya menyatakan, kehadiran pemerintah dalam forum ini merupakan komitmen mendorong inovasi di bidang arsitektur.
“Kementerian ini dibentuk untuk mengorkestrasi di antara 17 subsektor, salah satunya adalah arsitektur. Sebagai bagian dari ekonomi kreatif, kami meyakini bahwa industri arsitektur akan terus berkembang,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026.
Kegiatan tersebut menjadi forum global untuk membahas pengurangan risiko, penguatan ketangguhan, serta pemulihan berbasis pendekatan arsitektural. Konferensi ini juga menandai penyelenggaraan perdana agenda Union Internationale des Architectes (UIA) di Indonesia.
Lebih lanjut, Menteri Ekraf menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Termasuk kerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).
“Melalui inovasi desain, arsitek dapat mengubah ‘bahaya’ menjadi ‘risiko yang terkelola’. Kementerian Ekraf mendukung upaya penanggulangan bencana yang dipimpin oleh para pelaku ekonomi kreatif,” ucapnya.
Persatuan Arsitek Internasional sendiri merupakan organisasi badan dunia bagi para arsitek. Demikian disampaikan Executive Chair & Convenor of the UIA Natural and Human Disasters Work Programme Region IV, Aimee Roslan.
Saat ini, UIA memiliki 117 seksi anggota yang tersebar di 125 negara. Kemudian, sekitar 700.000 arsitek yang terdaftar di seluruh dunia.
“Menjadi tanggung jawab yang bermakna untuk menjadi tuan rumah konferensi ini di Banda Aceh, Indonesia. Kota ini merupakan bukti nyata ketangguhan sekaligus laboratorium hidup dalam menghadapi dan beradaptasi terhadap bencana alam maupun kemanusiaan,” kata Aimee.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....