Wamen Isyana: Perempuan Punya Peran Strategis Jaga Ketahanan Bangsa
- 23 Apr 2026 10:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wamen Isyana Oka menekankan bahwa perempuan merupakan pilar keluarga sekaligus motor penggerak pembangunan nasional guna menjaga ketahanan bangsa Indonesia.
- Perempuan Indonesia Maju segera menyelenggarakan forum nasional dan rapat kerja kedua yang rencananya akan dibuka oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming.
- Kementerian berkolaborasi dengan jaringan organisasi perempuan untuk mengoptimalkan program peningkatan kualitas keluarga, pendidikan era digital, serta percepatan penurunan stunting.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka menegaskan posisi strategis perempuan sebagai penggerak utama ketahanan bangsa. Langkah konkret tersebut bertujuan memperkuat fondasi kualitas sumber daya manusia melalui penguatan institusi keluarga secara sejahtera pada masa kini.
Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyampaikan poin krusial itu saat audiensi dengan pengurus Perempuan Indonesia Maju (PIM). Ia memberikan pengarahan di Kantor Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dengan semangat kolaborasi pembangunan bagi rakyat.
“Perempuan bukan hanya pilar keluarga, tetapi juga motor penggerak pembangunan. Ketahanan keluarga yang kuat akan berdampak langsung pada ketahanan bangsa secara menyeluruh,” ujar Wamen Isyana, Rabu, 22 April 2026.
Ketua Umum PIM Lana T Koentjoro memaparkan rencana pelaksanaan Forum Nasional Perempuan Indonesia kepada pemerintah pusat. Agenda yang sekaligus menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PIM ke-2 akan digelar pada 6–7 Mei 2026.
Rapat kerja nasional kedua itu direncanakan berlangsung di Auditorium Kantor Kementerian Kehutanan Jakarta Pusat pada awal bulan Mei mendatang. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka berencana hadir membuka perhelatan akbar tersebut agar berjalan lancar tanpa kendala apapun.
Isyana juga mendorong kemitraan dengan jaringan organisasi perempuan tersebut demi kesuksesan implementasi program strategis kementerian hingga daerah. Ia menilai kekuatan jejaring yang kuat merupakan modal berharga guna mengakselerasi program kerja nyata untuk kepentingan bangsa ini.
“PIM memiliki struktur organisasi yang kuat hingga ke daerah. Ini menjadi modal penting untuk bersama-sama mengakselerasi program-program yang menyentuh langsung perempuan dan anak,” kata Lana.
Audiensi ini juga membahas program peningkatan kualitas bagi kaum perempuan yang hadir bersama Wakil Ketua Umum PIM Isabella C Koraag. Pengurus organisasi menyambut sangat baik dukungan kementerian serta undangan kolaborasi untuk menyukseskan pembangunan nasional di seluruh pelosok Indonesia.
“Kami menyambut baik ajakan kolaborasi ini. PIM siap menindaklanjuti melalui kerja sama konkret dengan berbagai bidang di kementerian, terutama yang bersentuhan langsung dengan perempuan dan anak,” ucap Isabella.
Sinergi harmonis tersebut sudah terjalin sangat lama ketika lembaga masih berstatus Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebelumnya. Para pihak sepakat memperluas jangkauan kerja sama lintas sektor guna meningkatkan derajat kesejahteraan bagi keluarga berkualitas saat ini.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji mengharapkan kaum hawa dapat menjadi garda terdepan guna menjawab tantangan pembangunan kependudukan. Forum nasional nantinya turut mengangkat isu strategis seputar ekonomi hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan demi masa depan Indonesia maju.
Langkah ini dilakukan untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah guna menjawab tantangan besar bagi pembangunan nasional di bawah kepemimpinan presiden. Seluruh jajaran organisasi siap berkontribusi penuh mengawal percepatan program penurunan stunting demi mencetak generasi emas pada masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....