Wamenpar: Desa Wisata Jawa Timur Jadi Motor Ekonomi Masyarakat
- 22 Apr 2026 19:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Desa wisata di Jawa Timur dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat
- Konsep ini dinilai mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
- Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menilai keberhasilan tersebut patut diapresiasi
RRI.CO.ID, Jakarta - Desa wisata di Jawa Timur dinilai mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Konsep ini dinilai mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menilai keberhasilan tersebut patut diapresiasi. Pengelolaan desa wisata dinilai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Desa wisata mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat secara inklusif,” kata Ni Luh, Rabu, 22 April 2026. Ia menilai Jawa Timur menjadi contoh sukses pengembangan desa wisata.
Ni Luh menyampaikan hal itu berdasarkan kunjungan kerja ke sejumlah daerah. Provinsi tersebut memiliki banyak desa wisata unggulan dengan potensi besar.
Keberhasilan pengelolaan terlihat dari penghargaan yang diraih Wisata Alam Gosari. Program tersebut diapresiasi dalam ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2026.
Penghargaan juga diberikan kepada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak. Penghargaan diberikan atas keberhasilan pengembangan desa wisata berbasis komunitas.
Program Wisata Alam Gosari mengusung tema pemberdayaan desa dan ekonomi lokal. Konsep ini menjadi contoh pembangunan desa berbasis pariwisata berkelanjutan.
Kementerian Pariwisata terus memperkuat pengembangan desa wisata di Indonesia. Langkah dilakukan melalui peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas.
Pendampingan dan sertifikasi desa wisata berkelanjutan juga terus dilakukan. Pemerintah juga memberikan apresiasi bagi daerah dengan kinerja terbaik.
Ni Luh menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengembangan desa wisata. Kolaborasi menjadi kunci memperkuat ekosistem pariwisata desa.
“Kami mengharapkan dukungan lintas sektor untuk membangun desa wisata berkualitas,” ujarnya. Ia mengajak Kemendes dan swasta memperkuat daya saing desa wisata.
Menteri Desa Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi pembangunan desa. Presiden Prabowo mendorong sinergi antara pemerintah dan sektor swasta.
Program CSR telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Dampak terlihat pada UMKM, infrastruktur, dan penguatan sumber daya manusia.
“Program CSR memberi dampak langsung bagi masyarakat desa,” ucapnya. Ia mengajak dunia usaha meningkatkan kontribusi pembangunan desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....