BKKBN Kenalkan Nilai RA Kartini sejak Usia Dini
- 22 Apr 2026 18:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Nilai perjuangan RA Kartini mulai dikenalkan sejak usia dini
- Langkah ini dilakukan melalui Program Taman Asuh Sayang Anak atau Tamasya
- Kemendukbangga/BKKBN mendorong edukasi karakter sejak anak usia dini
RRI.CO.ID, Jakarta - Nilai perjuangan RA Kartini mulai dikenalkan sejak usia dini. Langkah ini dilakukan melalui Program Taman Asuh Sayang Anak atau Tamasya.
Kemendukbangga/BKKBN mendorong edukasi karakter sejak anak usia dini. Pendekatan ini mengintegrasikan nilai kesetaraan dan kepedulian lingkungan.
“Melalui kegiatan sederhana seperti mewarnai kipas, anak mengenal sosok Kartini,” kata Wamendukbangga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, Rabu, 22 April 2026. Ia menilai metode ini efektif.
Program ini juga menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI. Gerakan ini mendorong budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.
Pembiasaan perilaku positif dimulai dari lingkungan keluarga dan pendidikan awal. Nilai tersebut diharapkan tertanam sejak usia dini pada anak.
Isyana berharap pengasuh Tamasya mampu menyampaikan kisah Kartini dengan baik. Cerita disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami anak.
“Anak laki-laki dan perempuan harus saling mendukung untuk kemajuan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kesetaraan dalam kehidupan sejak dini.
Ia juga menyoroti peran perempuan Indonesia di berbagai bidang. Perempuan mampu berkiprah di ruang publik sekaligus menjalankan peran keluarga.
Peran tersebut terlihat pada kader PKB dan PLKB di berbagai daerah. Mereka turut membangun keluarga yang sehat dan berkualitas.
“Semua berperan penting membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas,” ucapnya. Ia menilai edukasi keluarga menjadi fondasi utama pembangunan bangsa.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak Tamasya membuat prakarya bertema Kartini. Sebanyak 17 anak usia 3 hingga 5 tahun ikut berpartisipasi.
Karya berupa kipas dibuat dari bahan daur ulang seperti koran bekas. Kegiatan ini mengajarkan kreativitas sekaligus kepedulian lingkungan.
Isyana juga berinteraksi langsung dengan anak-anak peserta kegiatan. Ia membagikan bingkisan berupa peralatan mewarnai kepada anak-anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....