Wamendikdasmen Ajak Siswa Teladani Kartini lewat Semangat Belajar
- 21 Apr 2026 18:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Semangat RA Kartini kembali digaungkan dalam dunia pendidikan Indonesia
- Siswa diajak meneladani nilai kesetaraan melalui proses belajar yang berkelanjutan
- Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq mengajak siswa memahami makna perjuangan Kartini
RRI.CO.ID, Majalengka - Semangat RA Kartini kembali digaungkan dalam dunia pendidikan Indonesia. Siswa diajak meneladani nilai kesetaraan melalui proses belajar yang berkelanjutan.
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq mengajak siswa memahami makna perjuangan Kartini. Kesetaraan pendidikan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi masa depan.
“Dengan adanya Ibu Kartini, kita semua punya hak yang sama untuk belajar,” kata Fajar, Selasa, 21 April 2026. Ia menekankan pentingnya kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa.
Ajakan tersebut disampaikan saat dialog dengan siswa di Majalengka. Kegiatan berlangsung dalam Tes Kemampuan Akademik di SDN Majalengka Wetan 4.
Dialog berlangsung interaktif dengan siswa yang menyebut tokoh perempuan inspiratif. RA Kartini, Dewi Sartika, dan Cut Nyak Dien disebut berjasa bagi bangsa.
Fajar menilai perjuangan Kartini harus dimaknai secara lebih luas. Tidak hanya membuka akses, tetapi juga meningkatkan mutu pembelajaran.
“Semangat kesetaraan harus diikuti penguatan mutu pembelajaran,” ujarnya. Ia menekankan kualitas pendidikan menjadi faktor utama kemajuan bangsa.
TKA menjadi instrumen untuk memotret capaian belajar siswa. Hasilnya digunakan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran ke depan.
Fokus utama meliputi penguatan literasi, numerasi, dan berpikir kritis. Kemampuan tersebut dinilai penting dalam menghadapi tantangan global.
Fajar mengingatkan siswa mengerjakan asesmen dengan jujur dan cermat. Ia menegaskan TKA tidak menentukan kelulusan siswa.
“TKA tidak menentukan kelulusan, kerjakan dengan jujur dan tidak terburu-buru,” ujarnya. Dia mengajak siswa fokus pada proses belajar, bukan sekadar hasil.
Pemerintah menegaskan komitmen kuat terhadap sektor pendidikan nasional. Upaya dilakukan di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Presiden Prabowo Subianto disebut memberi perhatian besar pada pendidikan. Fokus diarahkan pada peningkatan mutu dan layanan pendidikan.
“Pendidikan harus hadir dengan mutu yang makin baik,” kata Fajar. Layanan pendidikan diharapkan semakin dekat dengan kebutuhan siswa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....