Menteri HAM Ajak Aparat dan Warga Papua Ciptakan Perdamaian

  • 21 Apr 2026 17:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri HAM, Natalius Pigai mengajak aparat penegak hukum dan masyarakat Papua bersatu menciptakan perdamaian.
  • Menteri HAM, Natalius Pigai menegaskan mewujudkan Papua damai bukan tanggung jawab satu lembaga, melainkan kebijakan besar negara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Natalius Pigai mengajak aparat penegak hukum dan masyarakat Papua bersatu menciptakan perdamaian. Ajakan itu disampaikan guna meredam konflik dan mendorong dialog bersama seluruh pihak terkait.

“Mari bersama-sama duduk bareng bicarakan menciptakan tanah Papua damai. Semua komunitas, mau tentara, mau OPM, KKB, maupun masyarakat Papua, bersatu menciptakan tanah Papua damai,” kata Natalius Pigai dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Pigai menegaskan mewujudkan Papua damai bukan tanggung jawab satu lembaga, melainkan kebijakan besar negara. Keputusan harus diambil bersama seluruh pemangku kepentingan agar penyelesaian konflik berjalan menyeluruh dan berkelanjutan.

“Jadi jangan salahkan satu orang atau satu kelompok. Apakah itu eksekutif, legislatif, yudikatif, atau juga TNI-Polri sendiri, maupun partai politik,” ujarnya.

Menurut Pigai, penyelesaian konflik Papua membutuhkan keputusan politik melibatkan pemerintah, parlemen, partai politik, serta tokoh nasional. Ia juga mengungkapkan 15 warga sipil tewas dalam serangan di Kembru, Papua Tengah, 14 April 2026.

“Ini menjadi perhatian serius pemerintah karena berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Dan dapat memperpanjang konflik di wilayah Papua lagi,” kata Natalius Pigai menutup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....