Wamen Ekraf: Kreativitas Generasi Muda jadi Aset di tengah Gempuran AI
- 21 Apr 2026 11:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar menegaskan, kreativitas adalah aset utama generasi muda yang harus diberdayakan dengan dukungan teknologi, termasuk AI, untuk membangun ekosistem ekraf berkelanjutan.
- Generasi muda didorong bersikap proaktif menghadapi tantangan global dengan memanfaatkan teknologi serta memperkuat kolaborasi dan koneksi antarmanusia.
RRI.CO.ID, Tangerang Selatam - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengatakan kreativitas adalah aset pribadi bagi generasi muda. Utamanya di tengah berkembang pesatnya AI atau Artificial Intelligence.
Untuk itu, katanya, penting bagi generasi muda memberdayakan aset itu untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. "Dunia ini adalah permainan di mana kita harus menjadi penciptanya, bukan sekadar pemainnya,” ujar Irene pada gelaran 9th Asia Pacific Young Leaders Convention (APYLC) di BINUS School Serpong, Senin, 20 April 2026.
Irene mengimbau generasi muda untuk tidak bergantung pada perubahan sistem atau pihak lain dalam menghadapi tantangan global. Setiap individu didorong mengambil peran aktif dengan memanfaatkan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), sebagai alat untuk menciptakan solusi.
Selain itu, Irene menegaskan pentingnya membangun koneksi antarmanusia. Kolaborasi lintas individu dan komunitas dinilai mampu memperkuat upaya dalam menjawab berbagai persoalan masa depan dunia.
Konvensi APYLC ‘Root for Change: Feeding Minds, Healing Communities, Empowering Futures’ menjadi wadah kolaborasi siswa SMA dari empat negara. Yakni Indonesia, Jepang, Tiongkok, dan Singapura.
Acara ini berfokus pada keterampilan kepemimpinan, pertukaran budaya, serta pembangunan koneksi global melalui berbagai kegiatan eksploratif. Kementerian Ekraf juga berkomitmen menjadikan Teknologi, E-sports, dan Edukasi sebagai pilar utama lapangan kerja masa depan.
Kehadiran Wamen Irene disambut baik oleh BINUS School Serpong. Kedua pihak bersinergi meninjau ekosistem pendidikan yang mendukung talenta kreatif masa depan.
"Kehadiran Ibu Wamen Ekraf menjadi inspirasi besar bagi para siswa kami di APYLC. Ini sejalan dengan misi BINUS School Serpong untuk mencetak generasi yang mampu memadukan kreativitas dengan inovasi digital," ujar President of BINUS School Education Michael Wijaya Hadipospito.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....