Dian Sastro Beri Beasiswa untuk Perempuan Berbakat Indonesia

  • 21 Apr 2026 08:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Jogja Film Academy (JFA) dan Yayasan Dian Sastrowardoyo beri beasiswa kuliah khusus perempuan berbakat Indonesia
  • 2. Beasiswa untuk mendukung agar semakin banyak pekerja perempuan yang menghasilkan film berkualitas
  • 3. Kuliah dalam ekosistem yang terhubung langsung ke Industri film termasuk Falcon Pictures, Forka Films dan platform streaming KlikFilm
  • 4. Alumni Jogja Film Academy telah banyak film yang sukses
  • 5.Yayasan Dian Sastrowardoyo berfokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian budaya Indonesia

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Jogja Film Academy (JFA) dan Yayasan Dian Sastrowardoyo mengumumkan beasiswa penuh Diploma-4 Produksi Film dan Televisi untuk sineas perempuan berbakat dari seluruh Indonesia. Beasiswa diperuntukan bagi mahasiswi berbakat yang terpilih dari seluruh penjuru Indonesia.

Pertama kalinya, dua kekuatan penting di ekosistem seni dan film Indonesia berkolaborasi dalam satu misi. Yakni, membuka pintu selebar-lebarnya bagi perempuan muda berbakat yang ingin menjadi pembuat film profesional.

"Program beasiswa penuh yang akan membiayai seluruh biaya pendidikan Diploma-4 Produksi Film & Televisi. Ini tanpa biaya kuliah, tanpa batas wilayah asal, hanya berbekal bakat dan keberanian untuk bercerita," demikian keterangan tertulias yang diterima oleh RRI.CO.ID, Selasa, 21 April 2026.

Aktris papan Indonesia Dian Sastrowardoyo mengatakan Yayasan Dian Sastrowardoyo mendukung penuh perempuan untuk mendapatkan pendidikan. Tidak hanya sekedar kuliah namun pendidikan yang sesuai dengan minat.

"Yayasan Dian Sastrowardoyo berkomitmen mendukung perempuan muda untuk mendapatkan pendidikan terbaik. Tentu sesuai dengan minat mereka," kata Yayasan Dian Sastrowardoyo, Dian Sastrowardoyo.

Dian Sastro mengaku terlambat belajar untuk membuat film sehingga menurutnya minat perempuan muda untuk terlibat dalam pembuatan film, harus didukung dan difasilitasi. Dia menyebut pemberian beasiswa merupakan salah wujud nyata agar semakin banyak perempuan berkarya menghasilkan film yang bagus.

"Karena saya terlambat belajar filmmaking-nya, saya merasa perlu mendukung mereka yang memiliki minat di industri film. Sehingga mimpi para perempuan muda ini untuk menjadi pembuat film bisa terfasilitasi," katanya.

"Ini adalah wujud usaha kecil yang bisa saya lakukan. Tentu untuk bisa melihat masa depan perfilman Indonesia dengan pekerja film perempuan yang semakin banyak," kata Dian menegaskan.

Penerima beasiswa akan mengenyam pendidikan film secara penuh di kampus film di Yogyakarta, Jogja Film Academy. Kampus tersebut, dengan 95% lulusannya bekerja langsung di industri film Indonesia.

Selain itu, dosen-dosennya adalah sineas aktif yang karyanya tayang di bioskop dan festival internasional. Termasuk peraih FIPRESCI Award di Busan International Film Festival 2024.

Penerima beasiswa juga mendapatkan akses ke Program JFA Talent Incubator. Yakni, sebuah jalur untuk mendapat dukungan produksi film cerita panjang setelah menyelesaikan masa studi.

"Ini bukan hanya investasi pada satu orang. Ini adalah investasi pada masa depan perfilman Indonesia yang lebih beragam dan lebih bersuara," katanya.

Aktivitas pembuatan film. (Foto: Bram-JFA)

Seluruh biaya SPP Program D-4 Produksi Film & Televisi ditanggung penuh selama masa studi aktif di Akademi Film Yogyakarta. Kuliah dalam ekosistem yang terhubung langsung ke Industri film termasuk Falcon Pictures, Forka Films dan platform streaming KlikFilm.

Penerima beasiswa berkesempatan merepresentasikan JFA dan Yayasan Dian Sastrowardoyo dalam berbagai kegiatan selama masa kuliah. Adapun persyaratannya perempuan Warga Negara Indonesia, lulusan SMA / SMK / MA atau sedang di tahun terakhir pendidikan atas.

Selanjutnya, pernah membuat minimal satu film pendek dalam format apapun, memiliki minat dan tekad untuk menjadi pembuat film profesional. Pendaftar diperbolehkan kembali mendaftar jika gagal seleksi.

"Tidak ada batasan daerah asal. Pendaftar yang tidak diterima pada tahun berjalan diperbolehkan mendaftar kembali pada tahun berikutnya," demikian keterangan dari panitia.

Cara Mendaftar

Kirimkan berkas pendaftaran berikut melalui formulir resmi di afy.ac.id:

• Formulir pendaftaran (tersedia di afy.ac.id)

• Surat motivasi — mengapa ingin menjadi pembuat film dan mengapa harus diterima (maksimum 1 halaman)

• Profil singkat pendaftar

• Tautan online karya film pendek yang pernah dibuat.

Sekilas tentang Jogja Film Academy

Jogja Film Academy (Akademi Film Yogyakarta / JFA) adalah perguruan tinggi vokasi film di Yogyakarta dengan akreditasi BAN-PT dan kurikulum 60% praktik. JFA menghasilkan sineas profesional yang siap bekerja di industri.

Alumni JFA terlibat dalam lebih dari 20 judul film dan serial Indonesia, termasuk Gadis Kretek, Ipar adalah Maut, 24 Jam Bersama Gaspar, dan Pertaruhan The Series. Sebanyak 95% lulusan bekerja di industri film.

Informasi lengkap website afy.ac.id, Instagram @jogja_film_academy. Selanjutnya email partnership@afy.ac.id dan nomor kontak 0821-2447-0101.

Sekilas tentang Yayasan Dian Sastrowardoyo

Yayasan Dian Sastrowardoyo (YDS) berdiri sejak 2009, digagas oleh pekerja seni Dian Sastrowardoyo. Pendirian YDS sebagai wujud tanggung jawab sosial dan komitmen aktif membuat perubahan yang lebih baik.

YDS berfokus pada tiga bidang, yakni pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian budaya Indonesia, dengan menggunakan medium seni sebagai pendekatan utama. Program Beasiswa Dian (sejak 2015) telah menjangkau penerima dari Jakarta, Ambon, Solo, Yogyakarta, hingga Gunung Kidul.

YDS juga aktif dalam program kebudayaan Sumba Timur, produksi film pendek Laut Bercerita, dan berbagai program pendidikan untuk komunitas Indonesia Timur. Informasi tentang YDS , info@berilahterang.com atau menghubungi Project Manager Wisnu Darmawan dengan 0817-173-188.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....