Wondr Kemala Run 2026 Sukses Digelar, Dongkrak Perekonomian UMKM Bali
- 19 Apr 2026 15:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wondr Kemala Run 2026 menuai apresiasi karena berlangsung sukses, tertib, dan diikuti sekitar 11.000 peserta.
- Event ini diperkirakan mendorong perputaran ekonomi Bali hingga Rp110 miliar sampai Rp140 miliar.
- Panitia melibatkan UMKM dan membuka donasi kemanusiaan bagi daerah terdampak bencana.
RRI.CO.ID, Jakarta - 'Wondr Kemala Run 2026' di Gianyar, Bali, menuai apresiasi dari berbagai kalangan usai berlangsung sukses. Event ini dinilai tertib, meriah, sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Ajang lari itu digelar di kawasan Jalan Ida Bagus Mantra hingga Pantai Purnama, Gianyar, Minggu, 19 April 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 11.000 peserta dari kategori half marathon, 10 kilometer, hingga 5 kilometer.
Ketua Race Management Kemala Run 2026, Brigjen Pol Sambodo Purnomo Yogo, menyatakan seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Ia menilai, antusiasme peserta menunjukkan ajang tersebut memiliki daya tarik besar dan layak digelar rutin.
“Alhamdulillah, hari ini pelaksanaan Kemala Run 2026 dapat berjalan dengan lancar dan baik. Hampir seluruh peserta saat ini sudah memasuki area finish,” ujarnya.
Sambodo menambahkan, tingginya partisipasi peserta menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan event olahraga tersebut. Menurutnya, ajang serupa berpeluang menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat.
“Kalau melihat animo yang luar biasa seperti ini, mudah-mudahan acara seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun,” katanya.
Keberhasilan 'Wondr Kemala Run 2026' juga dinilai berdampak langsung terhadap perekonomian Bali. Mobilitas ribuan peserta disebut mendorong aktivitas sektor akomodasi, perdagangan, dan transportasi selama acara berlangsung.
Senentara itu, Pengamat Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora Panasea, menilai event ini penting. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Bali yang bergantung pada mobilitas mendapat stimulus dari kehadiran ribuan peserta.
“Ekonomi Bali sangat bergantung pada mobilitas. Ketika kita mampu menarik ribuan orang datang, terjadi stimulus ekonomi,” ujarnya.
Nandya memperkirakan potensi perputaran ekonomi selama kegiatan berlangsung mencapai Rp110 miliar hingga Rp140 miliar. Perhitungan itu didasarkan pada jumlah peserta dan pola belanja, terutama peserta dari luar daerah.
“Untuk peserta luar daerah, rata-rata pengeluaran dapat berada pada kisaran Rp10 juta per orang. Potensinya mencapai Rp110 miliar hingga Rp140 miliar,” jelasnya.
Selain menggerakkan pariwisata dan jasa, event ini juga membuka ruang bagi pelaku usaha mikro. Puluhan UMKM dilibatkan untuk melayani kebutuhan peserta dan pengunjung selama kegiatan berlangsung.
Sambodo menegaskan panitia sengaja memberi ruang bagi UMKM agar manfaat ekonomi dirasakan langsung masyarakat. Keterlibatan unsur masyarakat juga diperkuat bersama Polri, TNI, pemerintah daerah, dan pecalang.
“Kita juga melibatkan UMKM, termasuk juga untuk memberikan cheering semangat kepada para peserta,” ujarnya.
Nandya menilai pelibatan UMKM menjadi faktor penting agar dampak ekonomi tidak terkonsentrasi pada sektor tertentu. Dengan cara itu, manfaat kegiatan dapat tersebar lebih merata di tingkat lokal.
“Pelibatan UMKM lokal menjadi kunci agar manfaat ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor tertentu. Dampaknya bisa dirasakan langsung masyarakat lokal,” katanya.
Di sisi lain, Wondr Kemala Run 2026 juga membawa misi sosial melalui penggalangan donasi kemanusiaan. Panitia membuka donasi peserta dan masyarakat, termasuk lewat lelang lukisan karya anak berkebutuhan khusus.
“Kita bisa berdonasi juga di sini, dan ada lelang lukisan dari anak-anak ABK. Dananya akan diberikan kepada daerah terdampak bencana,” ucapnya.
Dana kemanusiaan rencananya akan disalurkan kepada daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Jawa Barat. Dengan capaian tersebut, ajang ini dinilai menjadi contoh event olahraga yang menggerakkan ekonomi sekaligus kepedulian sosial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....