BGN: Program MBG Dorong Pemberdayaan dan Ekonomi Lokal

  • 16 Apr 2026 13:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Gizi Nasional (BGN) menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong pemberdayaan masyarakat serta memperkuat ekonomi lokal
  • Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menyebut puluhan ribu SPPG telah terbentuk dan melibatkan masyarakat sekitar.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong pemberdayaan masyarakat serta memperkuat ekonomi lokal. Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menyebut puluhan ribu SPPG telah terbentuk dan melibatkan masyarakat sekitar.

“Selama satu tahun berjalan, Program MBG mencatat 27.066 SPPG telah terverifikasi di berbagai daerah. Lebih dari 25 ribu SPPG di antaranya sudah operasional,” kata Sony Sonjaya saat konferensi pers di Jakarta, Kamis, 16 April 2026.

Ia menilai keberadaan SPPG menjadi bukti konkret pemberdayaan masyarakat karena seluruh unit tersebut melibatkan warga sekitar dalam operasionalnya. “Berbicara tentang pemberdayaan masyarakat, inilah wujud konkret karena 27 ribu SPPG tersebut seluruhnya memberdayakan masyarakat,” ujarnya.

Sony menambahkan pemerintah daerah perlu menyiapkan inovasi rantai pasok agar kebutuhan pangan masyarakat di pasar tradisional tetap terjaga. Ia menyebut sejumlah daerah mulai menjalankan inisiatif rantai pasok pangan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

“Di sana masyarakat menanam berbagai sayuran seperti kangkung menggunakan sistem hidroponik. Hal ini dilakukan untuk mendukung kebutuhan pangan,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan hingga kini sekitar 1,7 juta masyarakat telah bekerja dalam operasional SPPG di berbagai daerah. Sony merinci setiap SPPG mempekerjakan sekitar 47 orang dengan 30 persen berasal dari kelompok kemiskinan ekstrem.

“Dalam melaksanakan MBG, yang berkontribusi adalah masyarakat di sekitar SPPG. Diutamakan 30 persen dari kelompok kemiskinan ekstrem,” ujar Sony.

Sementara, Menko PM Muhaimin Iskandar menilai Program MBG tak hanya memenuhi gizi siswa, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia menambahkan pemerintah terus melakukan perbaikan agar kualitas program semakin baik dan dapat dinikmati siswa secara merata.

“Kita syukuri karena terus mengalami penyempurnaan agar mampu membangun ekosistem ekonomi dan rantai pasok yang melahirkan pengusaha baru. Pemerintah ingin MBG semakin berkualitas dan bisa dinikmati para siswa secara merata dengan menu yang semakin baik,” kata Muhaimin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....