Mensos-Wagub Malut Bahas Konflik dan Sekolah Rakyat
- 15 Apr 2026 11:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Saifullah Yusuf bahas konflik sosial dan Sekolah Rakyat dengan Wagub Maluku Utara
- Konflik terjadi di Halmahera Tengah, picu korban jiwa dan kerusakan rumah
- Gempa magnitudo 7,6 juga terjadi di Pulau Batang Dua, Ternate
- Pemerintah siapkan bantuan bagi korban konflik dan bencana
- Pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku Utara ditargetkan selesai Juni 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menerima audiensi Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe. Pertemuan membahas konflik sosial dan pembangunan Sekolah Rakyat.
Audiensi berlangsung di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta. Pertemuan digelar pada Selasa, 14 April 2026.
Pembahasan mencakup konflik sosial di Halmahera Tengah. Selain itu dibahas gempa bumi di Pulau Batang Dua.
Konflik terjadi antara warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo. Lokasi berada di Kecamatan Patani Barat, Halmahera Tengah.
Peristiwa bermula dari penemuan jenazah warga Desa Banemo. Kejadian terjadi pada Kamis, 2 April 2026 dini hari.
Insiden tersebut memicu bentrok antarwarga. Konflik menyebabkan korban jiwa, luka, dan kerusakan rumah.
Selain konflik, gempa bumi terjadi di Pulau Batang Dua. Wilayah tersebut berada di Kota Ternate.
Gempa terjadi pada Kamis, 2 April 2026. Magnitudo gempa tercatat sebesar 7,6.
Menteri Sosial menyatakan dukungan bagi warga terdampak. Bantuan mencakup korban konflik sosial dan bencana.
“Kami akan menindaklanjuti dan mendukung kebutuhan warga. Pemerintah siap membantu,” ucap Saifullah Yusuf.
Pemerintah juga memantau pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku Utara. Proyek ini berlangsung di dua lokasi berbeda.
Lokasi pembangunan berada di Halmahera Barat dan Halmahera Utara. Tepatnya di Desa Rioribati dan Desa Kukumutuk.
Menteri Sosial meminta pemantauan pembangunan terus dilakukan. Pemerintah daerah diminta memastikan progres berjalan baik.
“Insya Allah, saya ingin melihat langsung pembangunan Sekolah Rakyat,” kata Saifullah Yusuf.
Wakil Gubernur Maluku Utara menyampaikan perkembangan pembangunan. Progres pembangunan dinilai berjalan lancar.
Ia menyebut target penyelesaian pada Juni 2026. Informasi tersebut berdasarkan laporan dari lapangan.
“Pembangunan berjalan progresif dan ditargetkan selesai Juni. Kami terus memantau perkembangan,” ucap Sarbin Sehe.
Koordinasi ini diharapkan mempercepat penanganan konflik sosial. Pembangunan Sekolah Rakyat juga terus didorong pemerintah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....