Presiden Prabowo Diundang Kembali Presiden Putin, Hadiri Dua Kegiatan di Rusia

  • 14 Apr 2026 22:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono mengatakan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengundang Presiden RI Prabowo Subianto untuk hadiri dua kegiatan di Rusia
  • Undangan Presiden Putin ke Presiden Prabowo Subianto, menjadi langkah penting dalam memperkuat kemitraan antara Indonesia dan Rusia
  • Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto diundang Presiden Rusia Vladimir Putin, untuk kembali mengunjungi Rusia dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, usai mengikuti kunjungan Kepala Negara ke Rusia pada, Senin, 13 April 2026.

Menlu mengatakan, undangan tersebut disampaikan langsung Presiden Putin, di sela pertemuan bilateral. Pertemuan tersebut digelar di Istana Kremlin, dengan pembahasan penguatan kerja sama strategis.

Dikatakan Sugiono, setidaknya terdapat dua kegiatan di Rusia, yang diharapkan Putin akan kehadiran Presiden Prabowo. Agenda undangan tersebut, yakni kegiatan Kazan, dan agenda pameran industri besar di Rusia.

"Presiden Putin juga menyampaikan undangan bagi Presiden Prabowo. Untuk menghadiri acara di Kazan yang akan diselenggarakan pada bulan Mei, dan juga pameran industri besar yang akan dilaksanakan pada bulan Juli yang akan datang," kata Sugiono dalam keterangannya di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jakarta, Selasa, 14 April 2026.

Dalam hal tersebut, Menlu menuturkan, undangan tersebut sebagai salah satu bentuk penghormatan di antara kedua negara. Terlebih lagi hal ini ditekankannya, menjadi tonggak penting dalam memperkokoh hubungan erat antara Indonesia dengan Rusia.

"Dalam rangka bagian dari memperkuat hubungan kedua negara. Diharapkan bisa menjadi semakin intensif, yang membawa kebaikan bagi kedua belah pihak," ujarnya.

Diketahui, pertemuan antara Presiden Prabowo dan Putin yang berlangsung selama lima jam, membuahkan sejumlah kesepakatan penguatan kerja sama. Di antaranya, kesepakatan di bidang energi, kelanjutan kerja sama bidang pendidikan, teknologi, pertanian, hingga investasi pada pembangunan industri di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....