KemenEKRAF dan Dicoding Buka Program Badan Ekraf Digital Talent 2026
- 14 Apr 2026 14:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Dicoding menyelenggarakan Program Badan Ekraf Digital Talent (BDT) 2026.
- Program ini merupakan pelatihan kompetensi digital intensif multi-level yang mengombinasikan pendalaman hard skill dan soft-skill berbasis kurikulum industri global.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Dicoding resmi membuka Program Badan Ekraf Digital Talent (BDT) tahun 2026. Program ini merupakan upaya memperkuat pengembangan talenta digital melalui pelatihan intensif berbasis kebutuhan industri.
“Kurikulum yang kami ajarkan selalu berdasarkan perkembangan zaman yang sangat cepat,” kata Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam, Selasa, 14 April 2026. Neil menyebut, BDT mengombinasikan penguatan hard skill dan soft skill.
Menurutnya, program ini telah menjangkau lebih dari 40 ribu talenta digital sejak diluncurkan pada 2016. Sementara itu, sekitar 15 ribu peserta berhasil memperoleh sertifikasi di bidang teknologi.
Neil mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program ini. Bahkan, jumlah pendaftar telah mendekati kuota hanya dalam waktu singkat sejak pendaftaran dibuka.
Sementara itu, CEO Dicoding, Narenda Wicaksono menjelaskan, pemanfaatan AI dinilai berdampak langsung pada peningkatan produktivitas kerja. Ia menyebut sebagian besar developer saat ini merupakan digital native yang telah terbiasa menggunakan teknologi AI dalam aktivitasnya.
“Sekitar 86 persen developer di Indonesia telah memanfaatkan AI. 94 persen di antaranya merasakan peningkatan produktivitas yang signifikan, berkisar antara 20 hingga 50 persen,” ucap Narendra.
Menurut Narendra, percepatan pemanfaatan teknologi ini hanya tinggal menunggu waktu hingga mampu mendorong pembangunan yang lebih baik. “Dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, kita bisa membangun negara yang lebih maju melalui pemanfaatan teknologi,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....