Pemerintah Dorong Kolaborasi Investasi Pelaku Usaha Lokal dan Asing
- 13 Apr 2026 18:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah menegaskan pentingnya kolaborasi antara investor asing dan pelaku usaha lokal dalam memperkuat ekonomi nasional.
- Menurutnya, investasi asing dapat memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor ekonomi nasional.
- Kehadiran modal besar dinilai mampu mendorong pertumbuhan industri dan penciptaan lapangan kerja.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menegaskan pentingnya kolaborasi antara investor asing dan pelaku usaha lokal dalam memperkuat ekonomi nasional. Hal ini disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam, Irjen Pol. Desman Sujaya Tarigan.
Desman mengingatkan pelaku usaha dalam negeri agar tidak khawatir menghadapi persaingan dengan investor asing. Ia menilai kerja sama justru membuka peluang baru yang saling menguntungkan.
“Pengusaha lokal jangan takut persaingan dengan pengusaha asing. Karena ada juga yang bisa saling bermitra, berkomunikasi, dan juga ada peluang-peluang lain,” ujar Desman di sela kegiatan forum bisnis dan investasi di Gedung RRI, Senin, 13 April 2026.
Menurutnya, investasi asing dapat memberikan dampak luas terhadap berbagai sektor ekonomi nasional. Kehadiran modal besar dinilai mampu mendorong pertumbuhan industri dan penciptaan lapangan kerja.
Ia mencontohkan pengembangan kendaraan listrik sebagai salah satu investasi strategis yang berdampak luas. Proyek tersebut dinilai mampu menggerakkan sektor lain, termasuk energi dan infrastruktur pendukung.
“Seperti BYD dengan membangun mobil listrik, itu kan ada perangkat-perangkat lain yang juga berjalan dari sini. Di samping tenaga kerja, termasuk energi dengan mobil listrik, mengurangi penghematan dari subsidi,” kata Desman.
Desman menambahkan, investasi berskala besar akan meningkatkan perputaran ekonomi nasional secara signifikan. Kondisi tersebut pada akhirnya turut berkontribusi terhadap stabilitas keamanan negara.
“Tentu ini kan sangat berkaitan, dan juga modal besar, investasi kan nggak kecil, jadi perputaran uang secara ekonomi. Kalau ekonomi sudah baik, tentu keamanan pun akan berujung,” ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum Beijing Security Shui Hong Yong menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan investasi berbasis teknologi. Ia menyebut Indonesia sebagai negara yang tengah berkembang dengan peluang pasar yang luas.
“Kami berpikir bahwa Indonesia sekarang berada di fase berkembang dan perusahaan di China juga sangat ingin berada di Indonesia. Di sini akan ada banyak kesempatan yang cocok untuk kita berkembang dan kita berharap bisa berkembang di sini,” ujarnya.
Menurutnya, minat tersebut didorong oleh kebutuhan pengembangan teknologi dan infrastruktur digital di Indonesia. Ia menilai kerja sama antara kedua negara dapat memberikan manfaat jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....