Kemendiktisaintek Dorong Pemda Berikan Beasiswa Kuliah di Daerah
- 13 Apr 2026 17:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong pemerintah daerah menyediakan beasiswa kuliah
- Direktur Kelembagaan Kemendiktisaintek, Muhammad Najib, meminta daerah ikut berkontribusi mendorong lahirnya program beasiswa tingkat daerah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong pemerintah daerah menyediakan beasiswa kuliah. Langkah ini untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra daerah.
Saat ini pemerintah pusat telah menyalurkan program KIP Kuliah secara nasional. Program tersebut menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Direktur Kelembagaan Kemendiktisaintek, Muhammad Najib, meminta daerah ikut berkontribusi. Ia mendorong lahirnya program beasiswa tingkat daerah.
“Kami mendorong pemerintah daerah mengalokasikan beasiswa bagi putra daerah. Salah satunya melalui skema KIP Daerah yang disesuaikan kebutuhan wilayah,” ujar Najib usai peluncuran program penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) tahun 2026, di Gedung D Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin, 13 April 2026.
Selain pemerintah daerah, dunia usaha juga diajak berperan dalam pembiayaan pendidikan. Perusahaan dapat menyalurkan bantuan melalui program tanggung jawab sosial.
Najib menyebut beberapa perusahaan telah menjalankan program beasiswa untuk mahasiswa. Dukungan ini dinilai membantu memperluas kesempatan kuliah.
“Kami juga mendorong perusahaan menyalurkan beasiswa melalui program CSR. Beberapa perusahaan besar sudah memulai langkah tersebut,” katanya.
Kolaborasi antara pemerintah dan swasta diharapkan memperluas akses pendidikan tinggi. Dengan demikian, beasiswa tidak hanya bergantung pada anggaran negara.
Peningkatan akses pendidikan dinilai penting untuk pembangunan nasional. Lulusan perguruan tinggi diharapkan berkontribusi pada daerah asal.
“Tujuannya agar semakin banyak anak Indonesia bisa kuliah. Harapannya mereka kembali membangun daerahnya masing-masing,” ujar Najib.
Ia mengatakan, beasiswa berperan meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi. Pemerintah menargetkan angka partisipasi kasar mencapai 39 persen pada 2029.
Saat ini angka partisipasi kasar masih berada di kisaran 34 persen. Program KIP Kuliah telah menjangkau sekitar 950 ribu mahasiswa di seluruh Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....