Isu Kader NasDem Pindah ke PSI, Saan Sebut Internal Tetap Solid
- 13 Apr 2026 13:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Partai NasDem memastikan kondisi internal tetap solid meski ada kader yang pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
- Perpindahan kader dinilai sebagai fenomena politik biasa dan jumlahnya masih sangat kecil.
- Konsolidasi partai terus diperkuat melalui pendidikan politik dan kegiatan organisasi di berbagai daerah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Saan Mustopa menjamin stabilitas partai NasDem. Ia menegaskan kondisi internal organisasi tetap sangat solid meskipun terdapat sejumlah kader berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Saan menyebutkan bahwa perpindahan anggota tersebut merupakan fenomena politik yang sangat biasa. Ia menilai jumlah kader yang keluar masih sangat sedikit dan dapat dihitung menggunakan jari tangan saja.
“Kalau dikatakan banyak, masih bisa dihitung dengan jari ya. Dan fenomena pindah itu kan hal biasa, mungkin saja mereka mencari suasana dan tantangan baru di tempat lain,” ujar Saan saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 13 April 2026.
Saan menekankan penguatan struktur organisasi dilakukan masif. Ia menyatakan bahwa konsolidasi pengurus pada tingkat nasional hingga daerah terus berjalan tanpa ada hambatan sama sekali.
“Dalam konteks internal partai NasDem sampai hari ini, bahkan ke depan, NasDem tetap solid konsolidasi baik secara nasional, wilayah maupun daerah. Terus kita lakukan secara masif, bahkan selama tahun 2025 di Akademi Bela Negara Nasdem selama satu tahun kita melakukan pendidikan politik dan konsolidasi sudah 17 angkatan,” kata Saan.
Saan memaparkan pencapaian Akademi Bela Negara (ABN) yang berlokasi di wilayah Pancoran, Jakarta Selatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa lembaga pendidikan tersebut telah berhasil mencetak 17 angkatan sepanjang tahun 2025.
Total peserta yang mengikuti pendidikan politik tersebut telah mencapai angka sekitar 5.000 orang pengurus partai. Lanjutnya, agenda konsolidasi rutin berikutnya akan kembali dilaksanakan pada tanggal 24 April mendatang.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) juga telah menyelesaikan rangkaian safari Ramadan di seluruh wilayah Pulau Jawa. Saan mengatakan tim pusat telah menyambangi total 39 daerah pemilihan (dapil).
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa tidak ada persoalan internal yang mengganggu jalannya roda organisasi partai. Tambahnya, proses komunikasi antara pengurus pusat dan daerah terjalin sangat baik selama bulan suci Ramadan lalu.
“Bahkan selama bulan puasa, DPP juga melakukan safari Ramadan di Pulau Jawa 39 dapil kita sambangi semua. Jadi secara internal kita tidak ada persoalan apapun, partai tetap solid, konsolidasi tetap jalan,” ucap Saan.
Saan menghormati hak politik masing-masing individu kader. Menurutnya, motivasi pindah partai mungkin didasari keinginan mencari tantangan baru atau sekadar mencoba suasana yang berbeda.
Ia menegaskan bahwa dinamika tersebut tidak dapat dibantah karena merupakan hak dasar setiap warga negara Indonesia. Tambahnya, kejenuhan internal mungkin menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang memutuskan untuk mencari pelabuhan politik lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....