Komisi X DPR Sorot Tajam Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru PTN
- 13 Apr 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menyorot tajam, sistem penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
- Problematikanya adalah perguruan tinggi swasta menganggap ini tidak adil
- Menurutnya, perlu ada sinkronisasi ulang agar PTN tidak mengambil seluruh porsi calon mahasiswa
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menyorot tajam, sistem penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sistem penerimaan mahasiswa baru PTN, dinilainya tidak adil bagi keberlangsungan Perguruan Tinggi Swasta (PTS)
Terutama, kata politikus PKS ini, mengenai durasi pendaftaran jalur mandiri yang terlalu panjang hingga menyentuh bulan Agustus 2026. “Problematikanya adalah perguruan tinggi swasta menganggap ini tidak adil," kata Fikri dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin, 13 April 2026.
Menurutnya, perlu ada sinkronisasi ulang agar PTN tidak mengambil seluruh porsi calon mahasiswa. Jalur PTN itu, ia menyinggung, ada yang lewat tes, ada yang tidak tes, kemudian diperpanjang melalui jalur mandiri.
"Kalau memang benar memberatkan perguruan tinggi swasta, maka kita harus meluruskan. PTN itu seharusnya didorong untuk mutu, sedangkan PTS untuk mendorong aksesibilitas,” ucap Fikri.
Selain masalah jalur masuk, ia juga menyoroti, variabel waktu pendaftaran PTN. Variabel waktu pendaftaran itu, diungkapkannya sering kali molor hingga bulan Juli atau Agustus.
“Waktu itu juga dianggap PTN terlalu panjang, bahkan sampai Juli, sebagian konon katanya sampai Agustus. Nah, ini memberikan peluang PTS semakin sempit,” ujar Fikri.
Sebelumnya, Komisi X DPR telah melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Bidang Pendidikan Tinggi di Universitas Riau (UNRI), Pekanbaru. Kegiatan tersebut, berlangsung pada 9–11 April 2026.
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran rektor PTN dan PTS se-Provinsi Riau serta Kepala LLDikti Wilayah XVII. Kunjungan tersebut, membahas standar biaya perguruan tinggi dan problematika seleksi masuk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....