Ratusan Penembak Ramaikan "Brimob X-Treme" 2026

  • 12 Apr 2026 20:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Brimob X-Treme 2026 digelar 7–12 April di Mako Korbrimob Depok
  • Diikuti 447–475 penembak dari TNI, Polri, sipil, dan peserta luar negeri
  • Gunakan standar IPSC internasional dengan 20 stage dan 18 kategori lomba

RRI.CO.ID, Jakarta – Ratusan penembak meramaikan kompetisi menembak "Brimob X-Treme" 2026, 7- 12 April. Sebanyak 475 peserta dari dalam dan luar negeri meramaikan ajang internasional ini.

Ajang ini menjadi bukti kesiapan atlet dan personel menembak Indonesia untuk dapat bersaing di level dunia. Kompetisi berlangsung di Markas Komando Korps Brigadir Mobil (Mako Korbrimob) Polri, Kelapadua, Depok, Jawa Barat.

Acara enam hari itu dilakukan di Lapangan Tembak "Hoegeng Iman Santoso" dan Lapangan "Sat Wanteror Pas Gegana".

Ajang ini diikuti 447 hingga 475 penembak dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, dan masyarakat umum. Peserta internasional hadir dari Malaysia, China, dan Korea Selatan, menunjukkan pengakuan global terhadap ajang ini.

Kompetisi mempertandingkan kategori "IPSC Handgun" Level III serta "PCC Optic" Level II dengan total 20 stage menantang. Seluruh stage dirancang untuk menguji kecepatan, ketepatan, ketangkasan, serta ketahanan fisik dan mental peserta.

Seluruh rangkaian pertandingan disusun mengikuti standar "International Practical Shooting Confederation" atau IPSC secara ketat. Standar ini menjamin pelaksanaan kompetisi berlangsung profesional, aman, serta memenuhi tolok ukur kemampuan atlet dunia.

Komandan Korps Brimob Komjen Pol Ramdani Hidayat mengatakan kegiatan ini menjaga nilai kejuangan Korps Brimob. “Kejuaraan ini wujud nyata nilai kejuangan Brimob yang penuh keberanian dan pengabdian kepada bangsa,” ujarnya.

Kejuaraan ini mempertandingkan 18 kategori lomba mencakup IPSC, non-IPSC, presisi, serta kategori eksekutif. Seluruh kategori diikuti peserta TNI, Polri, dan sipil secara individu maupun beregu dengan standar yang sama.

“Ajang ini juga menjadi sarana pembinaan atlet menembak serta memperkuat jejaring internasional yang lebih luas. Kemampuan atlet Indonesia siap diadu dan mampu bersaing di level dunia,” katanya.

Brimob X-Treme 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi menembak bertaraf internasional yang kompetitif. Kegiatan ini juga memperkuat citra Polri sebagai institusi profesional, modern, dan berdaya saing global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....