Komisi V DPR Dorong Keterlibatan Pengusaha Lokal Pemulihan Infrastruktur di Aceh

  • 12 Apr 2026 12:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan mendorong, pemerintah mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh
  • Politikus PKB ini menekankan, pentingnya keterlibatan pengusaha lokal dalam proses pemulihan infrastruktur di Aceh
  • Keterlibatan pengusaha lokal sangat penting karena mereka memahami kondisi geografis, sosial, dan kebutuhan masyarakat setempat

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan mendorong, pemerintah mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana di Aceh. Langkah ini, dinilai krusial guna memastikan masyarakat terdampak dapat segera kembali menjalani aktivitas secara normal.

Politikus PKB ini menekankan, pentingnya keterlibatan pengusaha lokal dalam proses pemulihan infrastruktur di Aceh. Termasuk, dalam pembangunan hunian sementara maupun hunian tetap bagi korban bencana.

“Keterlibatan pengusaha lokal sangat penting karena mereka memahami kondisi geografis, sosial, dan kebutuhan masyarakat setempat. Selain itu, ini juga menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi daerah agar tidak semakin terpuruk pascabencana,” kata Irmawan dalam keterangan persnya, di Jakarta, Minggu, 12 April 2026.

Irmawan menegaskan, percepatan pemulihan infrastruktur bukan hanya soal membangun kembali fasilitas yang rusak. Tetapi juga, menyangkut pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

"Infrastruktur yang pulih dengan cepat akan membuka kembali akses transportasi, distribusi logistik, serta layanan dasar. Seperti, air bersih, listrik, dan fasilitas kesehatan, jangan sampai penanganan pascabencana ini berlarut-larut," ucap Irmawan.

Kemudian, ia mengaku, masyarakat Aceh saat ini sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan seluruh kebutuhan dasar korban terpenuhi.

"Termasuk ketersediaan hunian sementara yang layak, aman, dan siap digunakan oleh seluruh korban yang membutuhkan. Dengan kolaborasi yang kuat, saya yakin proses pemulihan ini bisa berjalan lebih cepat," ujar Irmawan.

Sebelumnya diberitakan, Satuan Tugas Percepatan Pemulihan dan Rehabilitasi Rekonstruksi (Satgas PRR) pascabencana di Provinsi Aceh mencatat kemajuan signifikan. Terutama, dalam proses pemulihan di berbagai sektor.

Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh, Safrizal Z.A membeberkan, data hingga 6 April 2026. Hingga waktu tersebut, progres pembersihan lumpur telah mencapai 92 persen dari total 519 titik sasaran yang terdampak bencana.

“Dari total 519 sasaran pembersihan lumpur. Sebanyak 480 titik sudah selesai atau sekitar 92 persen, sementara 39 titik lainnya masih dalam proses penyelesaian,” ujar Safrizal dalam kegiatan media gathering bertajuk Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam di Provinsi Aceh yang digelar di The Pade Hotel, Selasa, 7 April 2026.

Selain pembersihan lumpur, ia mengatakan, perbaikan akses konektivitas darat juga menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Ia pun membeberkan, data Kementerian Pekerjaan Umum dan Posko Satgas PRR per 6 April 2026.

Data tersebut menyebutkan, seluruh jalan nasional dan jembatan nasional di Aceh telah selesai diperbaiki atau mencapai 100 persen. Sementara itu, perbaikan jalan daerah telah mencapai 92 persen, sedangkan jembatan daerah masih dalam proses dengan capaian 54 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....