Terima Silaturahmi Dubes Iran, MUI: Diskusi Berbagai Solusi

  • 12 Apr 2026 00:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di Jakarta Pusat. Agenda tersebut menjadi ruang dialog membahas isu terkini sekaligus mendiskusikan sejumlah alternatif jalan keluar dalam bingkai persahabatan.

Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis mengatakan, pertemuan yang berlangsung, Senin, 6 April 2026, itu, diisi pertukaran informasi terkait perkembangan terbaru di Iran. Ia menyebut komunikasi berlangsung terbuka dan menghasilkan banyak hal yang dapat dipahami bersama oleh kedua pihak selama kegiatan.

Menurutnya, perwakilan Teheran menyampaikan berbagai informasi penting yang dapat dihimpun oleh jajaran Dewan Pimpinan lembaga tersebut.

Selain itu kedua pihak juga membicarakan sejumlah opsi penyelesaian melalui pendekatan komunikasi serta penguatan kerja sama lintas bidang.

“Banyak informasi yang bisa diserap dan menjadi bahan pembahasan solusi. Selain itu, memperkuat hubungan kedua pihak selama kegiatan tersebut,” ujar Cholil ditulis, Sabtu, 11 April 2026.

Dalam kesempatan itu Boroujerdi turut menyampaikan komitmen negaranya untuk terus menjalin hubungan baik dengan Indonesia pada berbagai sektor. Salah satu bentuknya berupa kemudahan bagi kapal tanker nasional yang melintasi Selat Hormuz sebagai jalur penting perdagangan energi dunia.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan MUI antara lain KH Marsudi Syuhud serta Sekretaris Jenderal Amirsyah Tambunan. Kehadiran jajaran pimpinan mencerminkan pentingnya agenda tersebut dalam memperkuat komunikasi serta hubungan antara lembaga dan perwakilan Iran.

Sementara itu Anggota Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI Nieke Monika Kulsum menekankan, pentingnya jalinan silaturahmi ini. Ia mengharapkan, momentum tersebut mampu menunjukkan peran Indonesia di mata umat Islam dunia dalam menjunjung nilai perdamaian keadilan kemanusiaan.

“Indonesia diharapkan dapat terus mengambil peran strategis sebagai jembatan dialog antarnegara khususnya di dunia Islam secara konstruktif berkelanjutan. Selain itu relasi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat kerja sama lintas sektor termasuk kemanusiaan ekonomi serta energi bersama,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....