Harga Plastik Melonjak, Legislator Minta Pemerintah Lindungi UMKM

  • 10 Apr 2026 11:03 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Harga Plastik Melonjak, Legislator Minta Pemerintah Lindungi UMKM.
  • 2. Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan dalam beberapa waktu terakhir ini mendapat perhatian khusus Anggota Komisi VI DPR RI Sarifah Suraidah Harum.

RRI.CO.ID, Jakarta - Gara-gara harga plastik dan bahan kemasan melonjak, para pedang kecil dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di sektor makanan dan minuman mulai menjerit. Kenaikan biaya modal ini tidak hanya menggerus margin keuntungan, tetapi juga berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha di tengah daya beli masyarakat yang menurun pasca-lebaran kemarin.

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan dalam beberapa waktu terakhir ini mendapat perhatian khusus Anggota Komisi VI DPR RI Sarifah Suraidah Harum. Menurutnya, kondisi ini membutuhkan respons cepat dan ada upaya konkret dari Kementrian Perdagangan akibat tekanan ekonomi global yang terdampak perang saat ini.

“Pedagang kecil dan pelaku UMKM yang paling berdampak atas kenaikan harga plastik dan bahan kemasan baru-baru ini. Ini harus mendapat perhatian khusus,” kata Legislator Fraksi Partai Golkar ini kepada media di Gedung DPR RI Senayan, Kamis, 9 April 2026.

Dijelaskannya, UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional tidak boleh dibiarkan menanggung beban akibat gejolak harga bahan baku. Bunda Harum, demikian sapaan akrab Sarifah Suraidah, mencermati bahwa lonjakan harga plastik yang terjadi mempengaruhi pelaku usaha.

Di satu sisi, biaya produksi meningkat tajam, namun di sisi lain mereka tidak memiliki ruang untuk menaikkan harga jual karena berisiko kehilangan konsumen. Wakil Rakyat dari Dapil Kalimantan Timur ini menjelaskan, lonjakan harga plastik kemasan ini merupakan dampak dari ketergantungan terhadap bahan baku impor serta terganggunya rantai pasok global.

Oleh karena itu, ia mendorong Kementerian Perdagangan Republik Indonesia sebagai mitra Komisi VI DPR RI untuk segera mengambil langkah strategis. Langkah tersebut diantaranya mempercepat pengadaan bahan baku impor dari negara-negara produsen utama guna memastikan pasokan tetap tersedia dan harga dapat kembali stabil.

Selain itu, Bunda Harum juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi di dalam negeri agar tidak terjadi penimbunan atau praktik spekulasi yang dapat memperburuk kondisi pasar. Menurutnya, stabilitas harga tidak hanya bergantung pada ketersediaan barang, tetapi juga pada sistem distribusi yang transparan dan berkeadilan.

“Kementrian Perdagangan harus tanggap dengan kebijakan yang cepat, terukur, dan berpihak pada pelaku usaha kecil. Stabilitas pasokan dan harga harus dijaga, agar UMKM tetap mampu bertahan dan tidak terus menjadi pihak yang paling terdampak dari tekanan ekonomi global,” ucapnya menjelaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....